Wisata ala Negeri Dongeng, Kunjungi The Lost World Castle di Yogya
JAKARTA, iNews.id - Memilih Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai tempat berlibur menjadi pilihan yang tepat. Yogyakarta banyak diincar wisatawan dalam negeri dan mancanegara karena memiliki destinasi menakjubkan.
Tak hanya wisata alam yang dapat dikunjungi, kini bagi traveler milenial yang ingin merasakan berwisata ala negeri dongeng cobalah untuk singgah ke The Lost World Castle.
Destinasi yang berada di Desa Kepuharjo, Sleman ini merupakan salah satu objek wisata kekinian yang memiliki daya pikat. Tempatnya berada di lereng Gunung Merapi. Sesuai dengan namanya "dunia yang hilang", tempat wisata ini menawarkan sensasi seperti negeri dongeng. Pengelola membangun ini untuk menyampaikan pesan tentang erupsi Gunung Merapi. Bahkan, bangunan di sini dibuat menggunakan batu-batu hasil erupsi.
"The Lost World Castle, sesuai dengan namanya, tempat wisata ini berbentuk kastil bak Negeri Dongeng, di mana tempat wisata ini dibangun di area sekitar 1,3 hektare. The Lost World Castle sendiri cukup megah. Desain dan arsitekturnya sangat klasik. Banyak spot berfoto yang cukup instagenic di tempat ini, salah satunya spot 3D dan masih banyak lagi, karena spotnya cukup upgrade. Harga tiket masuk sekitar Rp25.000/orang. Selamat berkunjung, jangan lupa bahagia," tulis pemilik akun Instagram @indoflashlight, dikutip Jumat (27/7/2018).
Objek wisata ini awalnya dijuluki Benteng Takeshi atau ada yang menyebut Tembok Besar China (Great Wall) Cangkringan. Namun, namanya resmi berubah menjadi The Lost World Castle Kaliurang.
Wisatawan yang datang dapat melakukan swafoto di kastil yang dibuat bernuansa kuno mirip suasana di Eropa. Latar belakang Gunung Merapi akan menambah keindahan foto Anda. Selain itu, ada pula replika sayap berukuran besar, tangga menjulang ke atas dengan gapura di ujungnya disebut paradise gate, serta awan buatan sebagai pijakan.
Objek foto dengan latar 3D juga tersedia. Anda dapat berfoto di permadani terbang, air terjun, hingga bunga sakura tiruan. Bagaimana, apakah Anda tertarik untuk berwisata ke Yogyakarta berlibur ala negeri dongeng?
Editor: Tuty Ocktaviany