Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Sekadar Tinju! Piala Danlanud 2026 Ubah Belitung Jadi Magnet Wisata Olahraga
Advertisement . Scroll to see content

Wujudkan Belitung sebagai Bali Baru, Tanjung Binga Makin Populer

Jumat, 08 Maret 2019 - 19:00:00 WIB
Wujudkan Belitung sebagai Bali Baru, Tanjung Binga Makin Populer
Keindahan Belitung (Foto: Kemenpar)
Advertisement . Scroll to see content

BELITUNG, iNews.id - Keindahan alam Belitung sudah tidak diragukan lagi. Apalagi pulau yang dijuluki Laskar Pelangi ini sedang dikebut menjadi 'Bali Baru'.

Tanjung Binga menjadi salah satu tempat yang populer sejak dikembangkan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Tanjung Binga  menyajikan keindahan pantai dihiasi warna-warni kapal nelayan yang menarik dan unik.

Perairan sekitarnya jernih, berombak tenang, serta memiliki keindahan alam bawah laut. Tidak jauh dari pantai Tanjung Binga, terdapat beberapa pulau kecil yang juga wajib dikunjungi, seperti Pulau Lengkuas, Pulau Batu Berlayar, Pulau Pasir dan lainnya.

Pembangunan dan pengembangan KEK Pariwisata di Kabupaten Belitung, Bangka Belitung (Babel), terus berjalan menuju terwujudnya "Bali Baru" di kawasan seluas 324 hektare.

Kabupaten Belitung yang masuk dalam 10 destinasi prioritas pariwisata terus berbenah untuk pengembangan wisata nasional termasuk dalam hal pembangunan KEK Pariwisata di wilayah itu yang terus dikebut dan dalam waktu dekat segera diresmikan.

“KEK pariwisata sudah 'on the track', Rencananya Presiden Joko Widodo akan meresmikan KEK ini pada 16 Maret 2019. Luasnya mencapai 324 hektare di Tanjung Binga,” kata Kepala Dinas Pariwsata Kabupaten Belitung, Hermanto di Belitung, belum lama ini.

Kesiapan lainnya, lanjut Hermanto, terkait infrastruktur akses jalan ke Tanjung Binga yang juga sudah mulus dengan sarana dan prasarana penunjang lainnya sudah hampir rampung.

“Investor sudah ada yang masuk. Saat ini Sheraton Hotel hampir 90 persen proses pembangunannya. Sedangkan dari perpajakan dan kepabeanan sudah siap dengan sistem online single submission atau OSS,” ujarnya.

Untuk akses ke Belitung, Pemerintah Daerah sedang menjajaki kerja sama dengan maskapai berbiaya rendah Air Asia agar terbang langsung dari berbagai wilayah ke negeri laskar pelangi itu.

“Kami akan mengakselerasi, rencananya Juni 2019 akan berjalan. Namun saya berharap kalau memungkinkan penerbangan bisa direalisasikan lebih cepat,” katanya.

Air Asia rencananya akan terbang secara reguler dari Kuala Lumpur menuju Tanjung Pandan. Lalu, Penerbangan Air Asia dari Jakarta ke Belitung juga akan dilayani setiap hari. Sementara, Surabaya ke Tanjung Pandan akan dilayani empat kali dalam sepekan.

Tidak hanya infrastruktur, Hermanto menambahkan, seluruh masyarakat harus mendukung Belitung dalam rangka meraih predikat sebagai UNESCO Global Geopark (UGG). Sebab status tersebut akan berdampak terhadap kesejahteraan masyarakat luas.

“Pada Juni 2019 akan dilakukan verifikasi terkait UGG. Sambil menunggu itu, kami terus mempersiapkan dan melengkapi hal-hal yang dianggap kurang. Dan terus melakukan pembenahan di 17 geosite yang akan dinilai,” katanya.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut