5 Daerah Penghasil Durian Terbaik di Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Durian menjadi salah satu raja buah di Indonesia yang memiliki rasa unik. Meski memiliki kulit berduri, bagian daging buah terasa lezat dan lembut.
Tidak heran jika durian memiliki banyak penggemar. Aromanya khas, ada yang berwarna kuning, cream, orange, hingga merah. Buah durian bisa dimakan secara langsung. Bahkan, bisa dijadikan kolak atau dimakan dengan beras ketan.
Ada banyak daerah penghasil durian terbaik di Indonesia. Jika penasaran dengan buah eksotis ini, Anda bisa mengunjungi beberapa daerah di bawah ini. Ingin tahu di mana saja daerah penghasil durian terbaik dan terlezat di Indonesia? Berikut ulasannya dirangkum Jumat (31/1/2020).
Medan
Siapa yang tidak kenal dengan durian Medan. Terutama jika Anda singgah ke daerah Sidikalang. Di sini terdapat durian lezat dengan dagingnya yang tebal, berwarna kuning, dan manis. Aromanya tidak terlalu tajam sehingga Anda dapat menikmati durian Medan khas Sidikalang. Berbeda dengan durian khas Siantar yang memiliki daging tipis. Untuk rasa tidak kalah lezat.
Banjarnegara
Banjarnegara juga memiliki durian lezat. Biasa disebut durian Mimang, memiliki diameter 15 centimeter. Bentuknya oval dan kecil. Durian ini memiliki rasa manis, teksturnya agak berserat, dan tebal.
Kalimantan
Untuk urusan durian, Kalimantan juga juaranya. Kalimantan memiliki durian montong yang paling terkenal di Indonesia. Rasanya cenderung manis dan harum. Bentuknya lonjong dan memiliki warna kekuningan.
Banyuwangi
Berbeda dengan dengan jenis lain, Banyuwangi memiliki durian merah. Durian merah atau durian abang ini bisa dijumpai di Desa Kemiren Banyuwangi. Biji durian merah lebih kecil, daging buahnya tebal dan lebih manis. Kadar alkoholnya rendah, dan aromanya menyengat. Untuk warna kulit, tidak jauh berbeda dengan yang lain.
Lampung
Lampung tidak hanya kaya akan wisata Bahari, Lampung juga terkenal dengan agrowisata durian. Bahkan, di sini terdapat wisata durian di kebunnya langsung. Durian Lampung terkenal dengan teksturnya yang lembut, legit, dan sedikit pahit. Warnanya kekuningan mirip mentega. Biasanya, masyarakat Lampung mengolah durian menjadi dodol, lempok, kolak, hingga permen.
Editor: Vien Dimyati