Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 2 Restoran Baru di Makau Raih Bintang Michelin 2026, Ini Daftarnya
Advertisement . Scroll to see content

5 Tips Bakar Lemak di Tubuh usai Makan Rendang hingga Opor Ayam Lebaran

Kamis, 20 Mei 2021 - 11:40:00 WIB
5 Tips Bakar Lemak di Tubuh usai Makan Rendang hingga Opor Ayam Lebaran
Tips bakar lemak usai makan opor ayam (Foto: Instagram @eunice_euston)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Hidangan ketupat, rendang, opor ayam, dan berbagai kue kering menjadi, menu favorit saat Hari Lebaran. Selama beberapa hari, menu-menu tersebut menjadi santapan sehari-hari. Hidangan Lebaran memang menggoda, namun makanan tersebut cenderung tinggi garam dan gula.

Jika sudah demikian, kalori yang masuk ke tubuh pun meningkat drastis. Maka tak heran jika banyak orang yang berat badannya bertambah pasca Lebaran.

Tenang saja, Anda jangan khawatir. Melansir Healthline, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghilangkan lemak perut setelah pola makan yang tak terkontrol saat Lebaran.

1. Berolahraga sambil berdiri

Melakukan olahraga sambil berdiri lebih bermanfaat bagi kesehatan Anda daripada melakukan latihan yang sama sambil duduk atau menggunakan mesin angkat beban. Dengan berdiri, Anda mengaktifkan lebih banyak otot untuk menjaga keseimbangan dan menahan berat badan. Oleh karena itu, Anda akan menghabiskan lebih banyak energi saat berolahraga.

Dalam studi yang membandingkan efek latihan berdiri dan duduk menunjukkan, beberapa latihan berdiri meningkatkan aktivasi otot sebesar 7-25%, dibandingkan dengan duduk. Meskipun ini mungkin tampak seperti perubahan kecil, ini dapat memperkuat bagian tengah tubuh Anda dan patut dicoba.

2. Tambahkan cuka apel ke dalam diet Anda

Cuka sari apel dikaitkan dengan beberapa manfaat kesehatan, yang sebagian besar dikaitkan dengan kandungan asam asetatnya. Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan, asam asetat dapat mengurangi akumulasi lemak tubuh.

Meskipun penelitian pada manusia agak kurang di bidang ini, satu penelitian pada pria gemuk menunjukkan, mengonsumsi satu sendok makan cuka sari apel setiap hari selama 12 minggu mengurangi lingkar pinggang mereka rata-rata 0,5 inci (1,4 cm).

3. Berjalan 30 menit setiap hari

Kombinasi diet dan olahraga mungkin merupakan cara paling efektif untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan Anda secara keseluruhan. Menariknya, penelitian menunjukkan, Anda tidak perlu berolahraga keras untuk mendapatkan manfaat kesehatan.

Jalan cepat yang teratur telah terbukti secara efektif mengurangi total lemak tubuh dan lemak yang terletak di sekitar bagian tengah tubuh Anda. Faktanya, berjalan cepat selama 30-40 menit (sekitar 7.500 langkah) per hari telah dikaitkan dengan penurunan signifikan lemak perut yang berbahaya dan pinggang yang lebih ramping.

4. Hindari minuman berkalori

Soda, jus buah, dan minuman berenergi umumnya mengandung gula dan kalori cair. Juga sangat mudah untuk minum dalam jumlah besar sekaligus, menghasilkan banyak kalori kosong. Masalah dengan kalori cair adalah otak Anda tidak mencatatnya seperti mencatat kalori padat.

Oleh karena itu, Anda pada akhirnya akan mengonsumsi kalori ini di atas semua yang Anda makan atau minum. Satu studi menunjukkan, setiap porsi minuman manis setiap hari meningkatkan risiko obesitas hingga 60 persen pada anak-anak. Minuman ini juga umumnya sarat dengan fruktosa, yang telah dikaitkan langsung dengan penambahan lemak perut.

5. Berlatih makan dengan pikiran

Makan dengan penuh kesadaran adalah teknik yang membantu Anda mengenali dan mengatasi emosi dan sensasi fisik terkait makanan dan rasa lapar. Ini melibatkan memperlambat, makan tanpa gangguan, fokus pada isyarat lapar fisik Anda dan makan hanya sampai Anda merasa kenyang.

Sebagian besar penelitian setuju, makan dengan sadar membantu Anda menurunkan berat badan dengan mengubah perilaku makan dan mengurangi perilaku yang berhubungan dengan stres, seperti makan karena stres dan makan berlebihan.

Selain itu, ini lebih mungkin membantu Anda menjaga berat badan dalam jangka panjang, karena berfokus pada perubahan perilaku Anda.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut