7 Makanan Bantu Panjang Umur, Bermanfaat Memasuki Usia 60 Tahun
JAKARTA, iNews.id – Memasuki usia 60 tahun, kebutuhan nutrisi tubuh mengalami perubahan signifikan. Pola makan yang tepat menjadi kunci untuk menjaga kesehatan, mencegah penyakit kronis, hingga mendukung fungsi otak dan tubuh secara menyeluruh.
Dikutip dari Verywell Health, Sabtu (11/6/2026), ada sejumlah makanan yang direkomendasikan untuk membantu menjaga kualitas hidup di usia lanjut. Makanan-makanan ini dikenal kaya nutrisi penting yang berperan dalam memperpanjang harapan hidup.
Berikut tujuh makanan yang diyakini dapat membantu panjang umur:
1. Biji-bijian Utuh
Biji-bijian utuh seperti oatmeal dan gandum utuh dikenal mampu menurunkan risiko penyakit jantung. Kandungan seratnya membantu menjaga kesehatan pencernaan dan menstabilkan kadar gula darah.
2. Blueberry
Blueberry kaya akan antioksidan yang melindungi sel tubuh dari kerusakan. Buah ini juga berperan penting dalam menjaga fungsi otak dan mengurangi peradangan.
3. Sayuran
Sayuran seperti brokoli dan kembang kol mengandung berbagai nutrisi penting. Konsumsi rutin disebut dapat meningkatkan kesehatan otak serta menurunkan risiko kematian.
4. Kacang dan Biji-bijian
Kacang-kacangan dan biji-bijian mengandung lemak sehat, protein, serta serat. Nutrisi ini membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan menjaga fungsi kognitif.
5. Anggur
Anggur mengandung resveratrol, senyawa yang dapat melawan stres oksidatif dan peradangan yang berkaitan dengan penuaan.
6. Kopi
Konsumsi kopi dalam jumlah sedang disebut dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung dan kanker.
7. Ikan
Ikan berlemak seperti salmon kaya akan omega-3 yang baik untuk kesehatan jantung dan otak. Nutrisi ini juga membantu menurunkan risiko demensia dan osteoporosis.
Selain mengonsumsi makanan tersebut, menjaga pola makan seimbang juga sangat penting. Asupan berbagai jenis makanan bergizi dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral seiring bertambahnya usia.
Para ahli menyarankan untuk membatasi konsumsi daging merah dan makanan olahan. Sebaliknya, perbanyak konsumsi makanan alami yang kaya nutrisi agar kesehatan tetap terjaga di usia lanjut.
Editor: Dani M Dahwilani