8 Makanan Khas Natal Indonesia, Rasakan Kenikmatannya di Hari Raya
JAKARTA, iNews.id - Makanan khas Natal Indonesia berikut ini bisa jadi referensi di hari Natal. Natal adalah salah satu perayaan yang paling ditunggu-tunggu oleh banyak orang, baik di dalam maupun luar negeri.
Selain pohon Natal yang menjadi simbol perayaan ini, ada juga berbagai makanan khas yang menjadi bagian dari tradisi dan budaya Nusantara.
Makanan Natal khas Indonesia mencerminkan keragaman dan kekayaan cita rasa daerah-daerah di Indonesia, mulai dari pencuci mulut hingga hidangan berat. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah beberapa rekomendasi makanan Natal khas Indonesia yang bisa kamu coba.
Ayam rica-rica adalah salah satu hidangan favorit di seluruh penjuru Indonesia dan sering dihadirkan saat merayakan Natal.
Ayam rica-rica berasal dari kota Manado, Sulawesi Utara, yang dikenal dengan cita rasa pedasnya.
Dalam bahasa Manado, kata rica memiliki arti cabai atau pedas. Hidangan ini terbuat dari ayam yang dibumbui dengan bawang putih, jahe, kunyit, garam, merica, dan cabai rawit merah. Ayam kemudian dipanggang hingga matang dan disajikan dengan sambal terasi.
Makanan Natal ayam budu-budu berakar pada kuliner khas Makassar. Bahan dasar makanan Natal ini adalah ayam kampung yang dibumbui dengan bawang putih, jahe, kunyit, garam, merica, dan cabai rawit merah.
Ayam kemudian dipotong-potong dan digoreng hingga renyah. Selain itu, ayam juga ditambahkan dengan jeruk nipis yang segar dan asam jawa untuk memberikan aroma dan rasa khas.
Klapertart adalah salah satu makanan tradisional Indonesia yang dipengaruhi oleh masakan Belanda. Nama klapertart sendiri berasal dari bahasa Belanda, yaitu klappertaart, yang artinya kue kelapa.
Sesuai dengan namanya, makanan Natal klapertart berbahan utama kelapa, baik dalam bentuk air maupun daging kelapanya.
Klapertart dapat disiapkan dengan mudah dan cepat yakni hanya dalam waktu 30 menit.
Kue lampet adalah kue kering yang biasanya dinikmati oleh masyarakat Batak selama perayaan Natal. Kue lampet memiliki desain menyerupai limas dan dikemas dengan daun pisang.
Kue lampet disajikan dalam keadaan panas dan sering dinikmati bersama dengan minuman teh manis atau kopi.
Ikan kuah kuning adalah salah satu menu andalan dari daerah Maluku serta Papua saat perayaan Natal.
Ikan kuah kuning terbuat dari ikan tenggiri atau ikan nila yang dimasak dengan santan, bawang putih, jahe parut, garam halus, gula pasir halus, daun salam air asam halus dan bahan lainnya.
Ikan kuah kuning memiliki warna kuning cerah karena adanya kunyit dalam pembuatannya.
Babi panggang Karo adalah makanan Natal khas Sumatra Utara yang wajib dikonsumsi saat perayaan tersebut.
Bumbunya terbuat dari bawang putih cincang halus, bawang merah cincang halus, jahe cincang halus, garam, merica, dan air asam.
Babi panggang Karo disajikan dengan sambal andaliman, yang terbuat dari cabai rawit, bawang merah, bawang putih, andaliman (buah yang mirip dengan lada), garam, dan minyak goreng.
Nasi kuning adalah makanan Natal khas Betawi yang sering dihidangkan saat perayaan Natal. Nasi kuning memiliki warna kuning karena dimasak dengan santan dan kunyit.
Nasi kuning biasanya disajikan dengan lauk-pauk seperti ayam goreng, telur balado, sambal goreng ati, kering tempe, dan acar kuning. Nasi kuning melambangkan kebahagiaan dan kesyukuran.
8. Sagu keju
Sagu keju adalah makanan Natal khas Maluku yang terbuat dari tepung sagu, gula pasir, telur, mentega, keju parut, dan susu kental manis. Sagu keju memiliki tekstur yang lembut dan rasa yang manis. Sagu keju biasanya dipanggang dalam loyang dan dipotong-potong sesuai selera. Sagu keju dapat dinikmati sebagai pencuci mulut atau camilan.
Demikian beberapa rekomendasi makanan Natal khas Indonesia yang bisa kamu coba saat merayakan hari besar tersebut.
Editor: Komaruddin Bagja