Aceh Gudangnya Makanan Enak, Sate Matang hingga Ayam Tangkap
JAKARTA, iNews.id – Berwisata ke Aceh, jangan cuma menikmati pemandangan alam dan lautnya yang indah. Aceh juga memiliki banyak makanan yang khas.
Makanan pilihan di Aceh, seperti sate matang, kuah pliek u, ayam tangkap, dan gulai kambing. Ayam tangkap menjadi salah satu masakan Aceh yang disukai wisatawan.
Kuliner ini menjadi favorit wisatawan, karena terbuat dari daging ayam kampung dengan taburan dedaunan. Uniknya, olahan daging ayam disembunyikan di bawah tumpukan daun. Sehingga saat makan, Anda seperti akan menangkap ayam yang bersembunyi.
Selain ayam tangkap, berikut ini selengkapnya makanan khas Aceh yang harus dicicipi, sebagaimana dirangkum iNews.id, Rabu (17/1/2018).
Sate Matang
Jika Anda di Aceh, cobalah makanan khas sate matang. Sate matang berisi daging kambing atau sapi. Daging kemudian diungkep dengan bumbu khas Aceh, kemudian dibakar. Sate yang berasal dari daerah Matang, Bireun ini akan lebih lezat dimakan bersama kuah soto.
(Indonesia Kaya)
Kuah Pliek U
Kuah plek u berisi aneka sayuran. Tidak sulit untuk mencari kuah plik u ini karena hampir setiap rumah makan di Aceh menyajikannya. Makanan khas Aceh Barat ini, mempunyai cita rasa yang unik. Kuah pliek u melambangkan eratnya kekerabatan dan keragaman masyarakat Aceh yang dipersatukan dalam satu kuali.
(Foto: Cookpad)
Ayam Tangkap
Ayam tangkap menjadi salah satu masakan Aceh yang disukai wisatawan saat berkunjung ke Aceh. Ayam tangkap terbuat dari daging ayam kampung dan tambahan bumbu khas Aceh. Uniknya dari ayam tangkap adalah taburan dedaunan yang menutupi daging ayam. Daun yang digunakan, yaitu salam koja dan daun pandan yang ikut digoreng bersama daging ayam yang telah dipotong kecil-kecil. Olahan daging ayamnya disembunyikan di bawah tumpukan daun. Sehingga saat makan, Anda seperti akan menangkap ayam yang bersembunyi.
(Foto: Love Indonesia)
Gulai Kambing
Gulai kambing memiliki rasa khas karena memakai bumbu asli khas Aceh. Gulai kambing yang dimasak dalam kuali yang besar ini memiliki daging yang empuk dan tidak berbau. Gulai biasa disajikan dalam keadaan panas.
(Foto: Cookpad)
Editor: Tuty Ocktaviany