Gagal Mengolah Kelapa, Yuri Pertaruhkan White Apron di Ajang MasterChef Indonesia
JAKARTA, iNews.id - Menjelang babak 10 besar, para juri MasterChef Indonesia kembali mendatangkan sejumlah mantan peserta yang pernah tereliminasi. Enam orang itu adalah Ramos, Hanzel, Aziz, Jerry, Vicky, dan Isman yang masuk dalam Black Team dan siap merebut kembali white apron dari para peserta.
Setelah challenge pertama selesai dan dimenangkan oleh Hamdzah dan Clava, para peserta lainnya harus membuat masakan dari kelapa dalam ‘Coconut Challenge’. Mereka yang gagal, kemudian harus mempertaruhkan white apron mereka dan bersaing dengan Black Team.
Di challenge ini, Yuri mencoba membuat tamagoyaki dengan sentuhan kelapa. Itu adalah eksperimennya untuk memenangkan Coconut Challenge ini.
“Eksperimen itu enggak bagus di saat-saat seperti ini, ya,” kata Chef Arnold di Galeri MasterChef Indonesia, Minggu (1/11/2020).
Benar saja, masakan tamagoyaki ala Yuri disebut gagal oleh para juri. Salah satunya Chef Renatta yang mengeluarkan reaksi keras pada masakan Yuri.
“Ini dilihat dari sudut mana pun, ini gagal,” ujarnya.
Kegagalan itulah yang membuat Yuri harus mempertaruhkan white apron-nya kepada Black Team. Tidak sendiri, peserta lain yang juga harus melawan Black Team adalah Dava, Faiz, dan Becca.
Berhasilkah White Team mengalahkan Black Team? Siapa yang akan bertahan di MasterChef Indonesia? Dan siapakah yang akan pulang dan menghentikan mimpinya?
Saksikan MasterChef Indonesia setiap Sabtu dan Minggu pukul 16.00 WIB di RCTI.
Editor: Tuty Ocktaviany