Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Modul Penerimaan Daerah, Perkuat Transformasi Digital Pendapatan
Advertisement . Scroll to see content

Manfaatkan Peluang Usaha Kuliner di Era Digital yang Aman, Perhatikan Hal Penting Ini!

Sabtu, 19 November 2022 - 22:34:00 WIB
Manfaatkan Peluang Usaha Kuliner di Era Digital yang Aman, Perhatikan Hal Penting Ini!
Manfaatkan peluang usaha di era digital (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Di era transformasi digital, semua sektor sangat dimudahkan dalam menerapkan digitalisasi. Termasuk dalam melakukan berbelanja kebutuhan sehari-hari.

Ya, penetrasi digital yang luar biasa mengubah cara hidup banyak orang, termasuk dalam berbelanja. Demikian pula kemajuan internet melahirkan banyak peluang baru di bidang bisnis, termasuk jasa kuliner. Namun, keamanan digital tidak boleh diabaikan.

Tingginya penetrasi internet di Indonesia telah banyak mengubah perilaku sehari-hari masyarakat Indonesia, termasuk dalam berbelanja. Per Februari 2022, pengguna internet di Indonesia mencapai 204,7 juta orang atau setara 73,7 persen populasi Indonesia. 

Besarnya pengguna internet tersebut menunjukkan pemanfaatan teknologi digital telah mengubah cara hidup sebagian besar masyarakat, termasuk dalam berbelanja yang banyak dilakukan secara
online.

“Ini menjadi peluang baru untuk mengembangkan bisnis secara online, misalnya bisnis kuliner. Pemasaran bisa lewat marketplace karena konsumen lebih menyukai bertransaksi secara online. Selain efisien, juga lebih murah karena terkadang ada tawaran diskon atau bebas
ongkos kirim yang diberikan platform marketplace tersebut,” ujar Danasmoro, Selaki Humas Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Danasmoro Brahmantyo, melalui keterangannya belum lama ini.

Menurut dia, agar bisnis bisa dikenal luas, pelaku kreatif sebaiknya tidak ragu untuk masuk dalam ekosistem digital. Promosi sebaiknya memanfaatkan ruang digital, seperti media sosial, karena bisa menjangkau lebih banyak audiens yang berpotensi menjadi calon pelanggan baru.
Tak hanya lewat platform media sosial, promosi bisnis bisa juga dilakukan lewat email atau lewat website yang dibangun khusus untuk pemasaran bisnis tersebut.

“Agar bisnis makin berkembang, jangan lupa lengkapi profil toko dan dibuat semenarik mungkin agar mudah diingat konsumen. Cantumkan informasi produk secara lengkap. Selain itu, rutin melakukan evaluasi dan menganalisis kompetitor atau toko lainnya,” kata Danasmoro.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas dr Soetomo Yuli Zulaikha mengatakan, terkait pemasaran digital, penggunaan bahasa yang baik dan benar sangat dianjurkan. Penggunaan bahasa di ranah digital harus tetap sopan dan santun, sesuai konteks percakapan dan orang yang berinteraksi, tidak mengumpat atau berkata kasar, serta
menggunakan tanda baca yang jelas.

"Bahasa pemasaran itu sebaiknya merupakan kata-kata yang dapat menarik perhatian calon pembeli sampai mereka membeli produk barang dan jasa yang ditawarkan,” tuturnya.

Sementara itu, Dosen Desain Media, Komunikasi, dan Film Politeknik Bina Madani Cikarang Yudha Wibisono, di era digital sekarang ini, pelaku bisnis pun
membutuhkan perlindungan siber agar bisnis berjalan aman dan lancar dari gangguan kejahatan siber.

Oleh karena itu, katanya, dibutuhkan keamanan digital untuk memastikan penggunaan layanan digital, baik secara daring maupun luring, dapat berjalan dengan aman. Tidak hanya mengamankan data yang kita miliki, tetapi juga melindungi data pribadi yang bersifat rahasia.

"Beberapa tips keamanan digital adalah menyimpan data secara offline, memilih website yang aman, memastikan koneksi internet aman, menggunakan kata sandi yang kuat berupa kombinasi angka dan huruf, serta gunakan enkripsi pada aset digital," kata Yudha.

Dengan hadirnya program Gerakan Nasional Literasi Digital oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika diharapkan dapat mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif. 

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut