Mengenal 4 Jenis Nasi Briyani yang Enak dari Berbagai Negara, Pernah Coba?
JAKARTA, iNews.id - Bagi penggemar makanan khas Arab, tentu sudah tidak asing dengan Nasi briyani. Nasi Arab ini dikenal sebagai kuliner asal Timur Tengah yang digemari banyak orang.
Rasanya yang gurih karena menggunakan berbagai macam rempah-rempah, serta kaldu daging yang tak kalah nikmat.
Briyani terbuat dari beras basmati, berasal dari India dan Pakistan. Makanan ini juga mudah dijumpai di Indonesia dan negara-negara lainnya. Bentuknya lebih panjang daripada beras biasanya yang sering ditemui.
Tahukah Anda, nasi briyani ternyata ada beberapa macam lho. Di setiap negara namanya pun berbeda-beda. Berikut ini empat jenis nasi briyani yang perlu Anda ketahui. Dirangkum pada Senin (4/7/2022).
1. Biryani Hyderabad
Biryani hyderabad (non-vegetarian) terkenal di seluruh wilayah India. Jika berkunjung ke negara ini sangat mudah mendapatkannya. Biasanya dalam penyajian nasi briyani satu ini menggunakan daging kambing atau ayam. Menariknya lagi, potongan kentang yang telah dimasak dengan daging juga dijadikan pelengkapnya.
Jenis briyani satu ini terbagi dua dalam cara pengolahannya, yaitu pakki briyani dan kacchi briyani. Pakki briyani, daging dimasak terpisah hingga matang sebelum dicampurkan dengan beras ke dalam panci tertutup. Sedangkan kacchi briyani, daging direndam terlebih dahulu ke dalam campuran yogurt dan rempah-rempah sebelum dimasak di dalam panci dan diolah dengan nasi yang telah direbus setengah matang.
2. Briyani Iran
Kemudian ada briyani Iran dibuat di kota terbesar di Iran, yaitu Isfahan. Daging yang digunakan sebagai pelengkap briyani di sini, yaitu menggunakan daging kambing panggang. Sebelumnya, paru-paru kambing direbus dan dicincang terpisah terlebih dahulu, kemudian dipanggang di atas wajan khusus. Cara menyantapnya pun cukup unik, yakni dimakan bersama roti yang disebut dam pukht (dan-pukhtak). Dalam bahasa Persia artinya dimasak dengan dikukus. Di Iran, makanan ini lebih popular disebut dum pukht daripada biryani.
3. Briyani Malabar
Selanjutnya adalah briyani ayam dari daerah Malabar Utara (masih kawasan Arab), atau disebut juga nasi briyani malabar. Namun kuliner satu ini penggunaan rempahnya tidak terlalu kuat seperti yang lainnya. Nasi briyani ayam dari daerah Malabar Utara dikenal di luar Malabar sebagai briyani malabar. Ciri khas briyani malabar tidak terlalu banyak rempah, namun dimasak dengan cara menggunakan api kecil atau dum pukht.
Keberadaan briyani malabar diperkenalkan di Kerala oleh pedagang dari Timur Tengah. Kudapan satu ini biasanya dimakan bersama raita berisi bawang bombai dan tomat. Minuman sewaktu makan briyani malabar adalah teh lemon yang disebut suleimani.
4. Briyani Awadh
Cara membuat nasi briyani ini pertama-tama, daging ditumis terlebih dahulu bersama rempah-rempah dengan menggunakan minyak samin sebelum dicampurkan dan dimasak ke dalam air hingga matang. Setelah itu, air kaldu dari rebusan daging tadi disisihkan untuk memasak beras basmati yang telah digoreng sebelumnya (menggunakan minyak samin). Kemudian setelah matang, campur nasi bersama daging ke dalam handi (panci), tutup dan masak kembali di atas api kecil.
Asal mula briyani awadh atau briyani Lucknow, berasal dari Lucknow ibu kota negara bagian Uttar Pradesh, India. Biasanya untuk membuat briyani, beras dan daging diolah menjadi satu. Sedangkan jenis satu ini, keduanya dimasak terpisah sebelum dicampur ke dalam panci tertutup, kemudian dipanggang.
Editor: Vien Dimyati