Menyantap Daging Kurban, Jangan Lewatkan 3 Makanan Pendamping Ini

Vien Dimyati ยท Sabtu, 10 Agustus 2019 - 15:01 WIB
Menyantap Daging Kurban, Jangan Lewatkan 3 Makanan Pendamping Ini

Menyantap Daging Kurban dicampur makanan pendamping (Foto : Telegraph)

JAKARTA, iNews.id - Saat Idul Adha, makanan serba daging menjadi hidangan utama di meja makan. Mulai dari, sate, rendang, gulai, dan lainnya, memiliki kelezatan yang berbeda-beda.

Akan semakin lengkap, jika menyantap daging kurban ditemani dengan makanan pendamping. Banyak pilihan makanan pendamping yang cocok dipadukan dengan olahan daging. Pilihannya juga bisa disesuaikan dengan selera.

Ingin tahu apa saja? Berikut rekomendasi makanan pendamping olahan daging kurban saat Idul Adha, yang dirangkum iNews.id, Sabtu (10/8/2019).

Sayuran

Untuk menyeimbangkan asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh, sayuran sangat pas dijadikan sumber vitamin serta mineral. Banyak pilihan sayuran yang bisa dijadikan pendamping daging bakar, antara lain asparagus, jamur, paprika, terong, tomat ataupun bawang bombai. Pilih sayuran bertekstur padat agar bisa dipanggang bersama daging. Membuat sate sayuran juga bisa jadi alternatif pilihan.

Sambal Tomat

Sambal tomat bisa menjadi pendamping olahan daging seperti iga bakar, kambing guling, dan rawon. Pada rawon, biasanya sambal tomat diberi campuran toge, karena keduanya memiliki khasiat kesehatan yang sama, yakni menurunkan kadar kolesterol dan menstabilkan tekanan darah. Selain meningkatkan nafsu makan, sambal tomat mempunyai manfaat bagi kesehatan. Jika dikonsumsi dalam porsi yang tepat sambal tomat dapat mencegah kanker, membuat jantung sehat, dan bisa mengontrol gula darah.

Acar Mentimun dan Bawang Merah

Anda penyuka sate kambing? Jangan lupa menyantap acar timun dan bawang merah mentah untuk pelengkapnya. Tak hanya menetralisir pekatnya rasa sate, acar juga membantu menetralisir kolesterol jahat pada olahan daging. Sementara, bawang merah mengandung sulfida methylallyl serta asam-amino sulfur yang dapat menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kolesterol baik (HDL).


Editor : Vien Dimyati