Oleh-Oleh Mudik Tahu Gupay, Dijual dengan Cara Melambaikan Tangan
BANDUNG, iNews.id - Lebaran Idul Fitri menjadi momen bagi masyarakat untuk mengais rezeki. Mereka memanfaatkan peluang menjajakan dagangan kepada pemudik.
Kawasan Cileunyi yang dikenal sebagai titik pertemuan arus mudik dari berbagai arah, mulai Bandung, Garut, Sumedang, hingga Jakarta kerap ramai dilintasi pemudik, termasuk pada musim mudik Lebaran tahun ini.
Bagi pemudik yang melintas di kawasan Cileunyi, khususnya yang mengarah ke Garut, Anda bisa menikmati camilan yang dijual dengan cara unik bernama tahu gupay.
Sebenarnya, tidak ada yang aneh dari camilan khas Cileunyi itu. Tahu gupay merupakan tahu Sumedang yang memang telah lebih dulu dikenal.
Namun, tidak seperti tahu Sumedang yang umumnya dijajakan biasa, tahu gupay dijual dengan ciri khas penjualnya melambai-lambaikan tangan kepada para pengendara yang melintas.
Nama tahu gupay diambil dari bahasa Sunda "Ngagupayan" yang artinya memanggil. Tak heran jika penjual tahu gupay yang berjejer di kawasan Cileunyi itu memanggil para pengendara untuk singgah di kiosnya dengan melambai-lambaikan tangannya.
"Tahu gupay itu kan ciri khasnya, kalau kita tidak gupay-gupay (panggil-panggil) kita kan gak dapat uang," ujar Reza, salah seorang penjual tahu gupay.
Reza yang mengaku berjualan tahu gupay sejak lima tahun lalu mengaku senang karena pemerintah telah kembali mengizinkan mudik Lebaran. Hal itu menurutnya, berdampak baik pada penjualan tahu gupay.
"Ya alhamdulillah kan sekarang sudah boleh mudik lagi, jadi ada kemajuan lah," katanya.
Disinggung harga tahu gupay, Reza mengatakan, setiap porsi, tahu gupay dijual Rp25.000. Selain tahu gupay, dia juga menyediakan lontong sebagai teman makan tahu gupay yang akan membuat perjalanan mudik lebih asyik.
"Harganya 25 (Rp25.000) isi tiga puluh," ujar Reza.
Reza pun berharap, seiring mulai ramainya pemudik yang melintas di kawasan Cileunyi, tahu gupay yang dijualnya laris manis.
Editor: Vien Dimyati