Sering Jadi Menu Lebaran, Ini Efek Samping Makan Hati Sapi
JAKARTA, iNews.id - Hati sapi kerap menjadi bahan makanan untuk menu di Hari Raya Idul Fitri. Biasanya, hati sapi ini dimasak dengan kentang dan petai untuk dijadikan sambal goreng hati. Hidangan ini nikmat untuk disajikan bersama ketupat, opor ayam, dan rendang.
Selain kelezatannya, hati sapi juga merupakan sumber protein yang baik, juga zat besi dan nutrisi lainnya. Namun, hati juga memiliki unsur konsentrasi tinggi yang tidak baik untuk Anda jika dikonsumsi berlebihan yaitu seperti kolesterol.
Komite Penasihat Ilmiah tentang Nutrisi Inggris menyarankan, untuk membatasi makan hati sapi tidak lebih dari sekali seminggu. Namun bagi mereka yang kekurangan vitamin A atau zat besi bisa mengonsumsi makanan ini dengan jumlah yang lebih besar, asalkan tidak berlebihan.
Berikut efek samping makan hati sapi berlebihan, seperti dilansir dari Live Strong, Kamis (21/5/2020).
Kelebihan vitamin A
Sebanyak 3 ons hati sapi muda memiliki 285 persen dari kebutuhan harian Anda akan vitamin A. Walau bagus bagi kesehatan, vitamin A bisa beracun jika dikonsumsi dalam jumlah besar, karena menumpuk di dalam tubuh. Hal ini bisa menyebabkan mual, mengantuk, dan demam.
Tinggi lemak
Hati sangat tinggi kolesterol. Asupan maksimum yang disarankan untuk orang dewasa adalah 300 mg per hari. Satu porsi 3 ons hati sapi mengandung 330 mg, yang hanya melewati batas.
Adapun hati domba lebih tinggi, yaitu 426 mg per porsi, sedangkan hati ayam 536 mg. Jika Anda sudah memiliki kolesterol tinggi, sebaiknya Anda melewati menu yang satu ini.
Editor: Vien Dimyati