Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Santap Nasi Goreng di Dapur Pengungsi Agam: Enak
Advertisement . Scroll to see content

Singapura Bersedih, Rumah Makan Nasi Padang Tertua Tutup setelah 78 Tahun Beroperasi

Rabu, 21 Januari 2026 - 17:19:00 WIB
Singapura Bersedih, Rumah Makan Nasi Padang Tertua Tutup setelah 78 Tahun Beroperasi
Warong Nasi Pariaman, yang selama ini dikenal sebagai rumah makan nasi padang tertua di Singapura, akan menutup pintu untuk selamanya setelah beroperasi 78 tahun. (Foto: Facebook)
Advertisement . Scroll to see content

SINGAPURA, iNews.id – Warong Nasi Pariaman, yang selama ini dikenal sebagai rumah makan nasi padang tertua di Singapura, akan menutup pintu untuk selamanya setelah beroperasi 78 tahun. Rencana penutupan ini menjadi kabar menyedihkan bagi para penggemar masakan khas asal Indonesia itu.

Rumah makan legendaris yang berlokasi di kawasan North Bridge Road, tak jauh dari Masjid Sultan Singapura itu, akan ditutup pada 31 Januari mendatang. Kabar penutupan diumumkan melalui unggahan di Instagram pada Minggu 20 Januari. 

"Terima kasih atas dukungan, cinta, dan kenangan manis bersama kami selama ini," tulis pengelola, dilansir dari The Straits Times, Rabu (21/1/2026).

Warong Nasi Pariaman yang berdiri sejak 1948, bukan sekadar tempat makan. Rumah makan ini telah diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Warong Nasi Pariaman, yang selama ini dikenal sebagai rumah makan nasi padang tertua di Singapura, akan menutup pintu untuk selamanya setelah beroperasi 78 tahun. (Foto: Facebook)
Warong Nasi Pariaman, yang selama ini dikenal sebagai rumah makan nasi padang tertua di Singapura, akan menutup pintu untuk selamanya setelah beroperasi 78 tahun. (Foto: Facebook)

Nasi padang dikenal sebagai sajian nasi putih dengan aneka lauk dan sambal yang kaya rasa. Namun, Warong Nasi Pariaman punya tempat khusus di hati para pelanggannya karena menyajikan hidangan khas Pariaman, kota pesisir di Sumatera Barat, Indonesia, daerah asal nama rumah makan ini.

Beberapa menu andalannya antara lain rendang daging sapi, ikan bakar dengan aroma asap khas, dan sotong kalio yang dimasak dalam kuah santan kental. Tidak ketinggalan, menu ayam gulai dengan bumbu rempah Nusantara yang kuat.

Menurut Singapore Infopedia milik National Library Board, Warong Nasi Pariaman diyakini sebagai kedai nasi padang tertua yang masih bertahan di Singapura. Pada 2016, rumah makan ini juga dianugerahi Heritage Heroes Awards, sebuah penghargaan untuk tempat-tempat kuliner yang dinilai berjasa melestarikan tradisi kuliner lokal.

Kabar penutupan Warong Nasi Pariaman setelah bertahan hampir delapan dekade ini pun memicu kesedihan di media sosial. Banyak pelanggan lama yang mengungkapkan punya memori masa kecil dan ikatan keluarga dengan warung tersebut.

Salah satunya pengguna Instagram, @norismilda yang menyesalkan penutupan rumah makan itu. Dia berharap, jika memungkinkan, usaha ini kelak bisa berlanjut dalam bentuk bisnis rumahan.

"Kenangan masa kecil terbaik.... Setiap ayah pulang dari salat Jumat dan membawa pulang Pariaman. Rasanya masih melekat di ingatan. Akan datang lagi sebelum tutup," tulisnya.

Pengguna Instagram lain @adzari, juga mengungkapkan kesedihannya mendengar kabar penutupan rumah makan itu.

"Sedih mendengar kabar yang sangat menyedihkan ini…tempat ini wajib dikunjungi setiap kali kami ke Singapura. Akan sangat merindukan makanannya, terutama para kakak-kakak yang selalu siap menyambut dan melayani kami."

Kesedihan yang sama diungkapkan pengguna Facebook, Wini Hasby Taufiq. "Kami akan merindukanmu. Saya sudah makan di Pariaman sejak lahir. Sekarang jadi makanan favorit anak-anak saya."

Hingga kini, pengelola rumah makan legendaris ini belum mengungkapkan alasan di balik penutupan tersebut. Media setempat masih berupaya mendapatkan keterangan.

Editor: Maria Christina

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut