Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertamina Eco RunFest 2025 Sukses Digelar, Jadi Ajang Lari Bebas Karbon Pertama di RI
Advertisement . Scroll to see content

Tren Coffee Tonic Ramai di Kalangan Runner, Minuman Apa Itu?

Minggu, 30 November 2025 - 19:10:00 WIB
Tren Coffee Tonic Ramai di Kalangan Runner, Minuman Apa Itu?
Minuman coffee tonic ramai di kalangan runner. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Olahraga lari semakin banyak diminati kaum urban di Indonesia. Para atlet rekreasional maupun profesional punya 'mainan' baru yang ramai dibicarakan, yaitu coffee tonic. Apa itu?

Coffee tonic dianggap mampu meningkatkan performa runner. Tren baru tersebut merupakan alternatif yang lebih sederhana ketimbang suplemen kimia yang cenderung mahal.

Apa Itu Coffee Tonic?

Coffee tonic merupakan kombinasi espresso shot dengan air tonic dengin berkarbonasi. Perpaduan itu diyakini menyimpan manfaat spesifik, terutama bagi pelari atau runner yang melakukan latihan dengan intensitas tinggi seperti interval training, tempo run, atau persiapan marathon.

Olahraga lari semakin diminati masyarakat modern, dan mereka kini ramai membahas soal coffee tonic. (Foto: Istimewa)
Olahraga lari semakin diminati masyarakat modern, dan mereka kini ramai membahas soal coffee tonic. (Foto: Istimewa)

Di coffee tonic terkandung dua elemen kunci yang dibutuhkan pelari, pertama adalah dorongan energi dan kedua sensasi  kesegaran. Ini didapat dari kafein dalam kopi yang telah lama dikenal sebagai ergogenik, sementara air tonik memberikan hidrasi dengan sensasi karbonasi.

"Banyak pelari mengalami kelelahan mental sebelum kelelahan fisik. Nah, coffee tonic ini bekerja ganda, menjaga fokus lewat kafein, dan rasa manis-pahit serta karbonasi memberikan sugar rush cepat yang menyegarkan," ujar Samantha dari Tuang Coffee dalam keterangan resminya, Minggu (30/11/2025).

Manfaat itu bukan sekadar teori, karena Tya Annetya, pelari dari Komunitas Maem Running Club yang rutin melakukan latihan interval di Stadion GBK mengaku adanya perbedaan signifikan usai minum coffee tonic sebagai 'after-workout drink'.

"Biasanya kopi susu itu terlalu berat di perut kalau diminum setelah speed session, dan itu bikin kembung dan mual. Nah, coffee tonic beda, karena menawarkan rasa ringan, segar, dan tendangan kafeinnya pas," ujar Tya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut