Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Heboh! Rayakan Ultah Vlogger Farida Nurhan Dapat Kado Tempat Pemakaman dari sang Anak
Advertisement . Scroll to see content

Video Viral Tanboy Kun Nekat Makan Tahu Busuk dari China, Baunya Super Menyengat!

Minggu, 04 Oktober 2026 - 15:38:00 WIB
Video Viral Tanboy Kun Nekat Makan Tahu Busuk dari China, Baunya Super Menyengat!
Tanboy Kun makan tahu busuk dari China dan kontennya viral. (Foto: Youtube)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Food vloggerTanboy Kun kembali membuat netizen penasaran setelah mencicipi makanan yang tidak biasa. Kali ini, dia mencoba tahu busuk dari China yang memiliki aroma fermentasi sangat kuat.

Momen tersebut dibagikan Tanboy Kun melalui video singkat di YouTube. Dalam video itu, dia terlihat mencoba langsung tahu yang disebut sebagai tahu busuk dari China.

Video Tanboy Kun makan tahu busuk itu pun menarik perhatian penonton. Hingga kini, tayangannya sudah mendekati 900 ribu kali ditonton. Seperti apa aksi nekat Tanboy Kun makan tahu busuk dari China? 

Tanboy Kun Makan Tahu Busuk dari China

Aksi viral diawali dengan membuka kemasan makanan. Saat segel dilepas, Tanboy Kun sudah berkomentar kalau makanan yang ada di hadapannya sangat bau. 

"Guys, gua nemu lagi nih barang aneh dari toko online. Tahu busuk dari China. Dari namanya saja sudah jelas, tahu busuk," kata Tanboy, dikutip Minggu (4/10/2026). 

"Bau ta*, guys. (Mual-mual). Jadi, ini menurut gua, aromanya kayak ada campuran bau telur busuk sama bau, ini maaf ya, kayak ada bau kotoran, ya. Septic tank yang kepenuhan, yang bocor," tambahnya. 

Meski beraroma tidak sedap, Tanboy Kun ternyata tetap memakan tahu busuk yang ada di dalam kemasan botol kaca. Walau dengan sensasi mual dan nyaris muntah, dia berhasil memakan dua tahu busuk tersebut. 

Bahkan, untuk membuktikan dia benar-benar makan makanan aneh itu, Tanboy Kun memperlihatkan mulutnya yang sedang mengunyah tahu busuk dari China tersebut. 

Sebagai informasi, Tanboy Kun sebenarnya tidak memakan tahu busuk, melainkan fermented bean curd atau fǔrǔ yang diproduksi oleh merek Wangzhihe.

Aroma yang muncul dari makanan tersebut memang menjadi salah satu karakteristik yang paling mencolok. Meski aromanya bagi sebagian orang dianggap ekstrem, makanan ini justru merupakan bagian dari tradisi kuliner China.

Teksturnya lembut dan proses fermentasi membuatnya memiliki cita rasa gurih serta aroma khas.

Asal Usul Tahu Busuk dari China

Tahu busuk Wangzhihe tidak dibuat dengan cara membiarkan tahu membusuk begitu saja. Produk tersebut melewati proses fermentasi menggunakan mikroorganisme tertentu sehingga menghasilkan perubahan pada aroma, rasa, tekstur, dan warna.

Dalam tradisi kuliner China, fermented bean curd biasanya disantap dalam jumlah sedikit sebagai pendamping nasi, bubur, mantou, atau hidangan lainnya.

Salah satu jenisnya dikenal sebagai qingfang, yang memiliki warna hijau kebiruan dan aroma lebih kuat. Karena karakter aromanya tersebut, makanan ini kemudian populer di luar China dengan sebutan stinky tofu atau tahu busuk.

Wangzhihe sendiri bukan nama baru dalam dunia kuliner China. Produk fermented bean curd dari Wangzhihe memiliki sejarah panjang yang dikaitkan dengan Wang Zhihe, seorang pembuat tahu dari Anhui yang kemudian mengembangkan usahanya di Beijing.

Kisah Wangzhihe bermula sekitar 1669, ketika tahu yang tidak terjual kemudian diawetkan dan difermentasi. Hasilnya justru menghasilkan makanan dengan aroma tajam tetapi memiliki rasa yang disukai.

Tradisi pembuatan fermented bean curd Wangzhihe kemudian berkembang selama ratusan tahun. Teknik pembuatannya bahkan masuk dalam daftar warisan budaya takbenda nasional China.

Karena itu, makanan yang dicicipi Tanboy Kun sebenarnya bukan sekadar makanan yang sengaja dibuat busuk. Di balik aroma yang bagi sebagian orang sulit diterima, terdapat tradisi fermentasi yang sudah berlangsung selama berabad-abad.

Momen Tanboy Kun mencicipinya pun membuat makanan tradisional tersebut kembali menjadi perhatian warganet Indonesia. Terlebih, reaksi terhadap aroma ekstremnya menjadi daya tarik tersendiri dalam video yang kini telah ditonton hampir 900 ribu kali.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut