Viral, Akibat Sering Makan Es Batu, Perempuan Ini Harus Operasi Rahang
JAKARTA, iNews.id - Belum lama ini viral seorang perempuan sering makan es batu dan menyebabkan harus mengoperasi rahangnya. Video itu viral di TikTok dan mendapatkan banyak reaksi dari masyarakat.
Perempuan yang memiliki akun TikTok @chuznulmin ini membagikan kisah sedihnya yang harus melakukan operasi rahang setelah keseringan mengunyah es batu.
Kebiasaan memakan es batu ternyata membuatnya mengalami TMJ Disorder. Namun, selain itu dia menjelaskan, makan apel yang tidak dipotong dan membuka mulut terlalu lebar bisa jadi penyebab TMJ Disorder. Keadaan ini tentu membuatnya tidak nyaman hingga merasa kesakitan di bagian kanan dan kiri rahangnya.
"3 tahun berlalu aku ngerasain sakit di bagian rahang kiri lalu menjalar ke rahang kanan. Kalo nguap gak bisa buka mulut yg lebar cuma sebatas 3 jari aja,” tulis @chuznulmin dalam video TikToknya.
Dia menambahkan, persendian rahangnya selalu bunyi 'kretek' ketika digunakan mengunyah. Selain itu, dia juga merasa kesulitan untuk menutup mulut. Berdasarkan diagnosa dokter, apa yang telah dialami oleh perempuan ini sudah parah, maka dari itu harus dilakukan operasi pada bagian rahangnya. "Berdasarkan diagnosis dokter kondisiku sudah akut dan harus segera dilakukan operasi," tulis @chuznulmin.
"Karena kalo dibiarkan bisa ke kunci rahangnya antara gak bisa buka atau nutup lagi. Bahkan yg paling fatal bisa copot rahangnya," ujarnya.
Dalam unggahan TikTok lain, perempuan ini terlihat telah melakukanoperasi pada bagian kanan dan kiri rahangnya. Terlihat ada bekas perban operasi di bagian pipi kanan dan pipi kiri dekat dengan telinga.
"Pasca-operasi cuma bisa minum susu aja selama 2 hari, dan di hari ke 3 baru mulai boleh makan yg lembek2 aja. Kalo makan biasa mash suka bunyi krek tapi sakitnya udah berkurang dan tetep gak boleh makan yg keras2 karna ngunyah biasa pun masih susah," tulis @chuznulmin.
Lebih lanjut dia ingin netizen yang membaca kisahnya dapat mengambil pelajaran berharga agar tidak mengalami hal yang sama. "Jadi jaga keschatan gez. Jangan lakuin kebiasaan yang gak lazim karena bisa berisiko," ujarnya.
Editor: Vien Dimyati