JAKARTA, iNews.id - Industri rokok berhasil berkembang selama bertahun-tahun. Nilai perusahaan rokok terbesar pun terus tumbuh.
Namun dengan meningkatnya kecemasan terhadap bahaya rokok, banyak perusahaan rokok terbesar di dunia beralih dari satu-satunya produk tembakau ke alternatif sepert rokok elektrik dan nikotin oral. Langkah ini membantu banyak perusahaan tersebut secara finansial.
Dari banyaknya perusahaan rokok berskala besar di dunia, berikut ini 10 perusahaan rokok terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasarnya, dikutip dari Yahoo Finance dan Insider Monkey:
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) adalah perusahaan tembakau terbesar kedua di Indonesia, negara di mana rokok terkenal merajalela, hampir dua pertiga pria Indonesia adalah perokok. GGRM menguasai sekitar 20 persen pasar dan memiliki beberapa merek rokok tradisional dan kretek (cengkeh).
GGRM dan anak perusahaannya, termasuk distributor tunggalnya, PT Surya Madistrindo memiliki lebih dari 30.000 karyawan. Perusahaan ini memiliki pangsa pasar sebesar 4,30 miliar dolar AS, sehingga menempati urutan 10 dalam daftar perusahaan rokok terbesar di dunia.
PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) sering disingkat menjadi Sampoerna adalah perusahaan tembakau terkemuka di Indonesia, yang menguasai lebih dari 30 persen pasar rokok Indonesia selama lebih dari satu dekade. Sampoerna berafiliasi dengan Philip Morris International Inc. (PM) dan mengkhususkan diri pada rokok kretek (cengkeh) buatan mesin, terutama melalui merek Sampoerna A yang didirikan pada 1989.
Korea Tobacco and Ginseng Corporation (KT&G Corp)saat ini merupakan perusahaan tembakau terbesar di Korea Selatan, dimulai sebagai monopoli pemerintah dengan fokus pada produksi dan konsumsi dalam negeri. Namun setelah proses privatisasi dimulai pada 1990-an, KT&G Corp telah berorientasi global dan bersaing dengan perusahaan tembakau internasional lainnya.
Perusahaan ini memiliki beberapa anak perusahaan terkemuka di industri tembakau, ginseng, farmasi, dan kosmetik, bersama dengan manajemen hotel dan perusahaan pengembangan dengan nama Sangsang Stay. Portofolio yang terdiversifikasi ini telah membantu KT&G Corp mempertahankan statusnya sebagai salah satu perusahaan paling terkemuka di Korea Selatan.
Swedish Match AB (SWMA) memproduksi snus, pouch, cerutu, alternatif bebas asap rokok, korek api, korek api, dan produk sejenis lainnya. Produk-produk ini diproduksi di tujuh negara, dengan pasar yang paling menonjol adalah AS dan Skandinavia. Merek paling terkenal dari Swedish Match AB termasuk General, Zyn, Longhorn, dan Redman.
Mengingat rokok merupakan 85 persen segmen pasar tembakau global, sangat mengesankan Swedish Match AB berdiri kokoh melawan para pesaingnya meskipun tidak ada rokok dalam portofolionya.
Imperial Brands PLC (IMB) adalah perusahaan multinasional Inggris yang berkantor pusat di Bristol, Inggris. Didirikan pada 1901 setelah 13 bisnis keluarga di bidang tembakau bertemu dan bergabung melawan para pesaingnya.
Imperial Brands PLC memproduksi rokok seperti Davidoff dan cerutu premium seperti Montecristo, serta memiliki anak perusahaan vaping bernama Fontem Ventures dan anak perusahaan logistik bernama Logista yang melayani 300.000 outlet di beberapa negara Eropa.
Dengan operasi di lebih dari 120 pasar, 27.500 karyawan, dan kapitalisasi pasar sebesar 14,48 miliar poundsterling, Imperial Brands PLC berdiri di peringkat 6 perusahaan rokok terbesar di dunia.