15 Kesalahan yang Pernah Dilakukan Warren Buffet saat Berinvestasi (1)

Rahmat Fiansyah
CEO Berkshire Hathaway, Warren Buffet. (Foto: Flickr)

Saran invesasi di sini adalah jangan biarkan emosi Anda mempengaruhi keputusan finansial.

2. Membeli Perusahaan Tekstil Waumbec

Meskipun mengaku menyesal membeli perusahaan tekstil Berkshire Hathaway yang di ambang kebangkrutan pada 1962, Buffet rupanya melakukan hal yang sama 13 tahun kemudian ketika dia membeli Waumbec.

“Harga belinya saat itu cukup murah didasarkan pada aset yang dimiliki. Selain itu, perusahaan ini juga diproyeksikan bisa bersinergi dengan perusahaan tekstil yang sudah ada –Berkshire-,” tulis Buffet dalam suratnya kepada pemegang saham.

Mengakui kesalahannya, Buffet mengungkapkan keputusannya membeli Waumbec adalah keputusan yang buruk karena pabrik tersebut harus ditutup tidak lama setelah Berkshire membelinya pada tahun 1975. Pokok pelajaran dari pengalaman Buffet ini adalah belajarlah dari kesalahan Anda. Ketika Anda berinvestasi, jika pada awalnya Anda gagal, tentukan strategi baru.

3. Berinvestasi di Tesco

Berkshire Hathaway memiliki 415 juta saham di perusahaan ritel asal Inggris, Tesco pada akhir 2012. Berkshire sudah menjual sebagian saham tapi porsi sahamnya tetap besar. Pada tahun 2014, Tesco menggelembungkan keuntungannya dalam laporan keuangan kemudian sahamnya anjlok.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
2 hari lalu

IHSG Akhir Pekan Ditutup Melesat ke 6.036, Nilai Transaksi Tembus Rp12,5 Triliun

2 hari lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, 275 Saham Melejit

4 hari lalu

IHSG Ditutup Melemah 3 Hari Berturut-turut, Mayoritas Sektor di Zona Merah

4 hari lalu

Jangan Asal Ikut Tren, Ini Cara Bedakan Peluang dan FOMO dalam Berinvestasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal