22 Perusahaan Antre IPO, 19 Calon Emiten Beraset Jumbo

Dinar Fitra Maghiszha
BEI mencatat sebanyak sebanyak 22 calon emiten masuk dalam pipeline pencatatan saham perdana atau IPO. (Foto: SINDO)

Ini diikuti oleh sektor bahan baku, kesehatan, dan industri yang masing-masing diwakili 3 perusahaan. 

Kemudian, sektor energi, properti, dan keuangan, juga turut menyumbangkan calon emiten dalam daftar pipeline.

Sebelumnya, BEI memasang target pertumbuhan jumlah emiten sebanyak 66 emiten pada 2025.

“Kalau kita lihat di situ untuk saham saja, targetnya adalah 66 IPO baru, dan 2 juta investor baru,” ujar Direktur Utama BEI Iman Rachman dalam konferensi pers di Gedung BEI, Jakarta Selatan, Senin (30/12/2024).

Sementara sepanjang 2024, BEI telah menerima pencatatan 41 saham baru dengan nilai fundraising mencapai Rp14,3 triliun.

Jumlah ini merosot dibandingkan akhir 2023 yang mencapai 79 emiten IPO yang notabene merupakan rekor IPO tahunan tertinggi sepanjang sejarah.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPK Kembali Periksa Silmy Karim, Telusuri Asal-Usul Aset yang Disita

57 tahun lalu

OJK Minta Direksi BEI Baru Lanjutkan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia 

57 tahun lalu

Dasco Bertemu OJK dan BEI, Bahas Perbaikan Tata Kelola Pasar Modal Indonesia

57 tahun lalu

Polda Metro Kembangkan Kasus Hanania Travel ke TPPU, Gandeng PPATK Lacak Aliran Dana

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal