Karena negara-negara Barat menghindari minyak Rusia, ada negara-negara di Timur yang meningkatkan impor minyak Rusia yang dijual dengan harga diskon.
Pada dasarnya negara-negara ini mengangkat lebih sedikit minyak Timur Tengah, yang pada gilirannya menjadi tersedia bagi negara-negara Eropa yang telah memilih untuk memboikot minyak Rusia.
Permainan logistik penyeimbang yang mungkin menyeimbangkan ketersediaan minyak global secara keseluruhan dan menstabilkan harga di atas 100 dolar AS per barel.
3. Transisi Energi
Dari sisi mitigasi perubahan iklim, perang Rusia-Ukraina telah menjadi berkah tersembunyi karena Eropa mempercepat rencana transisi energinya ke energi terbarukan (angin, surya, nuklir) untuk menggantikan impor bahan bakar fosil dari Rusia.
Tentu saja ada debit iklim terkait karena beberapa negara Eropa meningkatkan penggunaan batubara lokal untuk menggantikan gas dari Rusia.