5 Blok Migas RI Tak Laku-laku, Apa Masalahnya?

Atikah Umiyani
ilustrasi blok migas di RI belum laku-laku. (Foto: Ilustrasi/Reuters)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat ada lima wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi yang belum laku. Kelima blok migas tersebut adalah Panai, Patin, Natuna D-Alpha, Akimeugah I dan Akimeugah II. 

Padahal, potensi di Natuna D-Alpha digadang-gadang mencapai 46 trilion cubic feet (TCF) atau 2,5 kali dari Blok Masela. Kemudian adapula Akimeugah I dan Akimeugah II yang tadinya bernama Blok Warim, yang juga disebut kategori giant atau raksasa. 

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Tutuka Ariadj mengatakan, alasan belum lakunya Akimeugah I dan II karena dihadapkan pada masalah infrastruktur yang memang belum bagus. Sementara untuk Natuna D-Alpha karena tantangan kandungan CO2 yang tinggi. 

"Kalau Akimeugah iya (medan berat), infrastruktur belum bagus. Kalau Natuna masalah CO2 yang sangat tinggi," ucap dia ketika ditemui di Perkantoran Lemigas, Jakarta, Selasa (20/2/2024). 

Dikatakan Tutuka, oleh karena itu untuk blok yang belum laku ini ditetapkan menjadi WK Available dan akan ditawarkan ke investor dengan mekanisme joint study. Katanya, pihaknya pun akan terbuka kepada siapa pun pihak yang berminat.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik Juli-September 2026

57 tahun lalu

Bahlil Turunkan Harga Gas Industri: untuk Menjaga Daya Saing dan Lapangan Pekerjaan

57 tahun lalu

Siapkan BBM Baru E20, Pemerintah Butuh 4 Juta Kiloliter per Tahun

57 tahun lalu

ESDM Pantau Ketat Pasokan Batu Bara ke PLTU, Cegah Pemadaman Listrik Terulang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal