Untuk menaikkan upah minimum karyawannya, Price rela memangkas 90 persen kompensasinya yang mencapai 1,1 juta dolar AS. Pria yang lahir Mei 1984 itu ingin karyawannya hidup sejahtera dan produktivitasnya meningkat. Ingin membalas budi kebaikan bosnya, karyawan Gravity Payment menghadiahinya mobil.
Sejak aksinya itu namanya terkenal. Dia mengkritisi gaji CEO-CEO Amerika yang sangat timpang, termasuk Jeff Bezos orang paling tajir di dunia yang perusahaannya, Amazon berkantor di kota yang sama dengan Price.
2. Li Jinyuan, Tiens Group
Bos perusahaan multi nasional Tiens Group asal China Li Jinyuan, bisa dikatakan sebagai bos idaman bagi para karyawan. Hal ini lantaran sifat dermawan kepada karyawan yang dimilikinya.
Pasalnya, pada 2015 Li Jinyuan mengajak liburan 6.400 karyawannya ke Prancis, sebagai perayaan ulang tahun perusahaan yang ke-20. Tidak tanggung-tanggung, liburan ini menghabiskan sekitar 24 juta pounds atau sekitar Rp442 miliar. 'Crazy Rich Asian' ini juga memesan 4.760 kamar hotel bintang lima di Monaco dan Cannes.
Liburan ini juga kemudian menjadi semakin spesial, ketika 6.400 karyawan membentuk barisan bertuliskan “Tiens’ dream is Nice in the Côte d’Azur,” , yang kemudian diberikan penghargaan rekor dunia "bentuk tulisan dengan barisan manusia terpanjang", oleh Guinness World Records.