“Per tahun ini surplus perdagangan nasional, termasuk yang paling besar dibanding tahun sebelumnya. Hal tersebut berdasarkan data. Namun, anything can happen, semua bisa terjadi begitu saja, maka dari itu kita tidak boleh terlalu kendor dalam memahami kondisi perdagangan nasional," kata Alex.
Menurut dia, Indonesia merupakan titik terang atau berpotensi untuk survive di tengah gelapnya ekonomi dunia. Untuk itu, OK OCE akan terus memberikan pendampingan dan edukasi agar para perintis usaha ataupun pengusaha dapat bertahan di tengah ancaman resesi global.
“Tipsnya, jangan lupa untuk memonitor data dan informasi yang valid, seperti pemberitaan ekonomi maupun mengikuti pergerakan sosial yang aktif terkait UMKM," ungkap Alex.
Sandiaga juga mengibaratkan, jika ekonomi gelap, maka UMKM harus menjadi penerang. “Caranya dengan berkolaborasi. Tekankan Inovatif, Adaptif, dan Kolaboratif," tutur Sandi.
Syukuran ke-6 tahun OK OCE juga dihadiri oleh narasumber lain seperti Elizabeth Ratu Rante Alo, Kepala Dinas PPKUKM DKI Jakarta, Erwita Dian, Erwita Dianti, Direktur Pemasaran Ekonomi kreatif, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, serta Komunitas Penggerak OK OCE yang tersebar di seluruh Indonesia.