NEW YORK, iNews.id - Anda mungkin sering mendengar ungkapan “yang kaya makin kaya,” tapi pernahkah Anda berpikir mengapa hal itu bisa terjadi?
Ini karena orang-orang kaya memiliki seperangkat nilai-nilai, filosofi, dan strategi yang jauh berbeda dengan orang-orang yang menyebut diri mereka 'kelas menengah'.
Rahasia untuk meraih kekayaan bukan terletak pada hanya fokus mencari uang semata, tapi yang terpenting bagaimana nilai-nilai dan cara berpikir soal kekayaan.
Dengan kata lain, apabila Anda ingin menjadi orang kaya, Anda harus berpikir layaknya orang kaya. Ketika memiliki konsep berpikir orang kaya, Anda memiliki modal penting untuk lepas dari 'kelas menengah'.
Berikut delapan pola pikir keliru yang selama ini menghambat Anda untuk menjadi orang kaya dikutip dari CNBC, Minggu (9/2/2020):
1. Bekerja keras -bahkan di tempat kerja yang Anda benci-akan membuat Anda kaya raya
Banyak orang yang rela bekerja keras di tempat yang mereka pikir “masih bisa ditoleransi”. Mereka bertahan di sana selama bertahun-tahun sambil khawatir memikirkan kemungkinan dipecat.
Mengapa demikian? Karena mereka percaya bekerja keras meskipun pekerjaan itu dibencinya adalah cara yang paling efektif untuk menjadi orang kaya.
Pola pikir semacam ini jelas tak dimiliki orang kaya. Orang kaya bekerja keras untuk mengisi hidupnya. Setelah menemukan pekerjaan yang disukai, mereka akan mencurahkan seluruh tenaga, pikiran, dan waktu demi pekerjaan itu sehingga mereka menjadi orang yang paling ahli dalam bidang pekerjaannya dan menghasilkan banyak uang.
Intinya, lakukan pekerjaan yang Anda benar-benar sukai dan menjadi orang kaya melalui pekerjaan tersebut.
2. Anda tidak bisa kaya tanpa mengenyam pendidikan formal
Banyak orang percaya kalau pendidikan formal menentukan level kekayaan. Jika memang seperti itu, dapat dikatakan lulusan perguruan tinggi dengan predikat cum laude akan menjadi miliarder.
Faktanya, miliarder dunia tercatat tidak memiliki rekam jejak pendidikan mentereng. CEO Dell Technologies Michael Dell yang drop out dari Universitas Texas, sekarang memiliki kekayaan 32 miliar dolar AS. Selain itu, mendiang Steve Jobs, yang merupakan Pendiri Apple juga mengatakan kalau keputusannya keluar dari kampus adalah salah satu keputusan terbaik yang pernah dia lakukan dalam hidupnya.
Pendidikan formal tidak menjamin Anda menjadi orang kaya. Kuncinya adalah keahlian. Jika Anda menyukai bidang pemasaran misalnya, Anda dianjurkan mengasah keahlian Anda di bidang itu. Misalnya, mengambil kursus atau belajar langsung ke orang-orang berpengalaman di bidang itu.
3. Menjadi kaya sudah takdir, tidak ditentukan diri sendiri
Rata-rata orang percaya menjadi kaya adalah sebuah "privilige" yang didapat oleh sebagian kecil orang beruntung. Untuk itu, mereka fokus untuk menabung untuk pendidikan, keahlian, termasuk membeli mobil dan rumah sehingga anaknya akan memperoleh "privilige" itu.
Padahal orang kaya meyakini bahwa di negara kapitalis, mereka memiliki hak untuk kaya sepanjang mereka memiliki kontribusi besar bagi orang lain. Orang kaya percaya kalau bisa mengatasi masalah orang banyak, maka mereka akan mendapatkan kekayaan.
Anda harus berpikir membuat terobosan baru yang dapat memecahkan masalah di lingkungan Anda daripada hanya fokus menyimpan uang saja yang ujung-ujungnya untuk membayar tagihan dan kebutuhan sehari-hari saja.