Ahok Tolak Rencana IBC Akuisisi Perusahaan Mobil Listrik Jerman: Tidak Layak

Suparjo Ramalan
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menolak renvana IBC akuisisi perusahaan mobil listrik Jerman. (Foto: Istimewa)

"Lebih baik dengan Hyundai dan lagi yang sudah kerja sama. Hyundai sudah ada di sini pabriknya dan mulai pasarkan mobil listrik. Juga ada Wuling dan juga ITS sudah ada jualan mobil listrik UMKM," ujarnya.

IBC sendiri merupakan perusahaan patungan dari empat BUMN. Mereka terdiri atas Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID atau PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero). 

Adapun komposisi saham masing-masing perusahaan dalam IBC sebesar 25 persen. Ahok menilai, Pertamina sebagai pemegang saham 25 persen masih melihat hasil due diligence dari rencana akuisisi itu. Namun, dia komitmen menolak aksi korporasi tersebut.

Editor : Jujuk Ernawati
Artikel Terkait
Mobil
9 jam lalu

Akselerasi Kendaraan Listrik, Indomobil Kumpulkan Brand EV dalam Satu Atap

Nasional
10 jam lalu

Pajak Mobil Listrik di Jakarta Tetap Gratis, Begini Reaksi Produsen Otomotif

Nasional
11 jam lalu

Hore! Purbaya akan Beri Insentif 100.000 Mobil Listrik Baru

Nasional
16 jam lalu

Resmi Naik, Berikut Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina, BP dan Vivo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal