Anggota Forum Indo-Pasifik Dukung Usulan Indonesia tentang Critical Minerals

Dovana Hasiana
Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto, saat menghadiri perhelatan Indo-Pacific Economic Framework (IPEF) Ministerial Conference pada Sabtu (27/5/2023), di Detroit, Amerika Serikat. (Foto: dok Kemenko Perekonomian)

Menko Airlangga juga menyampaikan, Indonesia telah menawarkan Bali Initiative for Tangible Benefits, yakni sebuah komitmen dan inisiatif bersama sejumlah negara anggota IPEF. Inisiatif ini berisikan langkah-langkah praktis dan konkret untuk membangun kapabilitas yang diperlukan untuk mewujudkan IPEF.

Bali Initiative pun terwujud di sela-sela perundingan IPEF kedua di Bali pada bulan Maret 2023, dan disusun bersama oleh tujuh negara anggota IPEF yakni Brunei, Fiji, Indonesia, Singapura, Thailand, Malaysia dan Vietnam.

Sebagai informasi, topik Critical Minerals telah mencuat menjadi salah satu pembahasan utama dalam pembahasan perundingan IPEF tahun ini. Sejumlah negara anggota IPEF saat ini memiliki agenda mengembangkan rantai pasok global dalam kawasan Indo-Pasifik, guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta keamanan energi global.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
4 hari lalu

Bahlil Ungkap Alasan Belum Teken Kesepakatan Jaringan Listrik ASEAN

21 hari lalu

Prabowo Bertemu Dubes AS untuk ASEAN di Hambalang, Apa yang Dibahas?

23 hari lalu

Prabowo di Hadapan Putin: ASEAN Tak Selalu Damai, tapi Pilih Konsultasi daripada Konfrontasi

2 bulan lalu

Indonesia Cetak Sejarah di FIFA ASEAN Cup 2026, Erick Thohir: Ini yang Pertama!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal