Anindya Bakrie Serah Terima Kepemimpinan Kaukus ASEAN-ABAC dari RI ke Malaysia

Aditya Pratama
Serah terima kepemimpinan Kaukus ASEAN untuk Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) Business Advisory Council (ABAC) dari Indonesia ke Malaysia. (Foto: Dok. Kadin)

Sementara itu, Anindya juga hadir dalam acara “APEC CEOs Private Lunch” bersama PM Malaysia Anwar Ibrahim. Anindya hadir didampingi Wakil Ketua Umum Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kadin Indonesia Shinta Widjaja Kamdani, dan Anggota ABAC Indonesia, John Riady.

Sebelumnya, Rabu (13/11/2024), Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Kadin Indonesia Bernardino M Vega turut menjadi pembicara dalam “NCAPEC (National Center for APEC ) Sustainable Future Forum”, di sesi panel diskusi bertema “Digging Deep for Sustainability – Advancing Responsible Practices and Technologies in Mining”.

Sebagai informasi, APEC adalah forum ekonomi terkemuka yang mewakili 21 negara dari seluruh AsiaPasifik, yang secara kolektif menyumbang sekitar 60 persen dari PDB dunia dan hampir 50 persen dari perdagangan dunia. Didirikan pada tahun 1989, misi APEC adalah untuk mempromosikan perdagangan dan investasi bebas, mendorong integrasi ekonomi regional, dan mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

Ke-21 negara anggota APEC adalah Indonesia, Australia, Brunai Darussalam, Kanada, Cile, China, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Filipina, Rusia, Singapura, China Taipei, Thailand, Amerika Serikat, Vietnam, Hong Kong, Jepang dan Korea Selatan.

Pada tahun 2024, di bawah kepemimpinan Peru, APEC mengangkat tema "Memberdayakan, Mengikutsertakan, Berkembang (Empower, Include, Grow)" yang menekankan pentingnya mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, memastikan semua ekonomi anggota mendapatkan manfaat dari pertumbuhan yang berkelanjutan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Ubedilah Badrun Dukung Prabowo Berantas Oligarki Perusak Alam: Dampaknya Luar Biasa

Nasional
9 jam lalu

Susno Duadji Ungkap Prabowo Punya Daftar Pengusaha-Aparat Nakal di Pertambangan

Nasional
10 jam lalu

Qodari Blak-blakan Bongkar Strategi Prabowo: Tutup Kebocoran, Uangnya untuk Rakyat

Nasional
10 jam lalu

Ray Rangkuti: 20 Persen Kelompok Kritis Lebih Banyak Serang Jokowi-Gibran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal