Apindo Sebut Pemerintah Mampu Jaga Stabilitas Rupiah Melalui Dedolarisasi

Dovana Hasiana
dedolarisasi melalui skema local currency transaction (LCT) yang diterapkan secara bilateral kepada Thailand, Malaysia, China dan Jepang mampu mengurangi ketergantungan kepada Dolar AS. (Foto: dok iNews)

Selain itu, dedolarisasi juga menguntungkan para pelaku usaha yang melakukan ekspor. Dalam hal ini, pelaku usaha tidak perlu dipusingkan untuk melakukan penukaran mata uang dolar yang dapat menyebabkan kerugian selisih kurs. Selain itu, pemerintah juga diuntungkan dengan peningkatan produktivitas dan pendapatan dari pelaku usaha. 

“Ini pada akhirnya akan memberikan multiplier effect kepada ekonomi nasional,” ujar Ajib. 

Sehingga kebijakan pemerintah terkait dedolarisasi dibutuhkan untuk menjaga stabilitas mata uang tersebut. Ke depannya, Ajib mengatakan Indonesia bisa membuat kesepakatan dedolarisasi dengan negara-negara lain dengan kekuatan ekonomi yang besar, baik secara bilateral atau regional di kawasan ASEAN. 

Terakhir, Ajib menambahkan Indonesia bisa menggunakan momentum penguatan Rupiah akhir-akhir ini untuk mengakselerasi dedolarisasi. Menurutnya, Rupiah semakin menguat terhadap Dolar karena berada di bawah Rp15.000, yakni pada kisaran Rp14.700 hingga Rp14.900 dan rata-rata pada angka Rp14.800. 

“Diharapkan Rupiah bisa terus menguat ke angka Rp14.500 sesuai dengan kerangka ekonomi makro yang dibuat oleh pemerintah,” tutur Ajib. 

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
9 jam lalu

Cadangan Devisa RI Turun Jadi 151,9 Miliar Dolar AS per Februari 2026, Ini Penyebabnya

Keuangan
3 hari lalu

Rupiah Tertekan di Perang AS-Israel vs Iran, Ditutup di Rp16.872

Nasional
8 hari lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp16.759 per Dolar AS

Nasional
11 hari lalu

Purbaya Perpanjang Penempatan Dana Rp200 Triliun di Perbankan hingga September 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal