Arab Saudi Suntik Dana Rp76 Triliun ke Bank Sentral Turki

Aditya Pratama
Menteri Keuangan Arab Saudi, Mohammed Bin Abdullah Al-Jadaan. (Foto: Reuters)

Adapun, inflasi Turki saat ini masih di atas 55 persen dan mata uang Lira mendekati rekor terendah terhadap dolar, setelah beberapa tahun intervensi kebijakan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menolak menaikkan suku bunga meskipun inflasi meningkat.

Selain itu, harga energi global yang meningkat, pandemi Covid-19, dan neraca berjalan Turki yang melebar serta defisit perdagangan telah membuat perekonomian negara itu berada dalam posisi genting. Saat ini banyak warga Turki yang tidak mampu membeli kebutuhan pokok.

Langkah Arab Saudi menandakan peningkatan lebih lanjut dalam hubungan antar kedua negara, setelah sempat terputus karena pembunuhan terhadap Jamal Khashoggi pada 2018 di konsulat Saudi di Istanbul.

Kemudian, pada tahun-tahun setelahnya, kedua negara menggunakan berbagai cara untuk secara tidak resmi memboikot produk dan penerbangan satu sama lain. Namun, selama tahun 2022, para pemimpin Turki dan Arab Saudi melakukan kunjungan diplomatik ke negara satu sama lain dan menjanjikan perdagangan dan investasi.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Bisnis
19 jam lalu

Ekonom Ungkap Inflasi Januari 2026 Bukan Dipicu Lonjakan Harga, Ini Penjelasannya

Nasional
2 hari lalu

RI Deflasi 0,15 Persen di Januari 2026 gegara Makanan-Minuman dan Tembakau

Nasional
6 hari lalu

Pemerintah Siapkan Diskon Transportasi hingga Bansos Beras untuk Jaga Inflasi Jelang Lebaran

Internasional
7 hari lalu

Keras! Iran Peringatkan Negara-Negara Tetangga yang Bantu Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal