Arifin Tasrif Ungkap Alasan PLTU Suralaya Belum Bisa Disuntik Mati

Atikah Umiyani
PLTU Suralaya belum bisa disuntik mati, ini alasannya (foto: ist)

"Nah, Jawa ini kalau kita lihat potensi-potensi energi-energi barunya tidak mungkin, tidak cukup untuk bisa di-support makanya harus ada sambungan dari Sumatera nanti ke depan. Tapi itu kan kita harus lakukan bertahap. Jadi kalau tidak infrastruktur transmisi ya nggak akan bisa masuk energi-energi baru ini," kata Arifin.

Arifin menjelaskan pensiun dini PLTU Suralaya akan dilakukan bertahap dimulai dari unit-unit yang paling tua dengan efisiensi paling rendah. Adapun PLTU tersebut saat ini memiliki total 8 unit.

"Ya yang paling senior, satu itu, yang kedua dari performance-nya unit yang mana yang paling efisiensi ketinggalan, emisinya paling banyak jadi itu kriterianya," ujar Arifin.

Sebagai informasi, PLTU memiliki 7 unit pembangkit dengan total kapasitas terpasang 3.440 Megawatt. Sebagai salah satu pembangkit listrik terbesar di Indonesia, PLTU Suralaya memproduksi sekitar 50 persen dari total produksi PT Indonesia Power dan menyumbang 17 persen dari energi listrik kebutuhan Jawa-Madura-Bali.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
6 jam lalu

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Arahan Prabowo

11 hari lalu

Prabowo Hadiri Peluncuran Buku Bahlil: Saya Juga Alumni Partai Golkar

21 hari lalu

Prabowo Prioritaskan Akses Listrik Desa, Proyek PLTS 100 GW Segera Dimulai

28 hari lalu

Bus Hidrogen-Diesel Perdana Diluncurkan, Siap Mengaspal di Jalan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal