AS Berlakukan Sanksi ke Iran, Harga Minyak Bervariasi

Antara
Ilustrasi. (Foto: Reuters)

Kedua patokan minyak telah merosot lebih dari 15 persen sejak mencapai tertinggi empat tahun pada awal Oktober. Hedge fund telah memangkas taruhan bullish pada minyak mentah ke level terendah satu tahun.

AS telah memberikan pengecualian kepada China, India, Yunani, Italia, Taiwan, Jepang, Turki, dan Korea Selatan, yang memungkinkan mereka untuk sementara bisa terus membeli minyak Iran, kata Menteri Luar Negeri, Mike Pompeo, Senin. Beberapa negara adalah pelanggan teratas anggota OPEC Iran.

Sanksi-sanksi telah merugikan miliaran dolar Iran dalam pendapatan minyak sejak Mei, Wakil Khusus AS untuk Iran Brian Hook mengatakan kepada wartawan pada Senin (5/11/2018). Iran mengatakan pada Senin (5/11/2018) akan melanggar sanksi-sanksi tersebut dan terus menjual minyak ke luar negeri.

Kementerian luar negeri China menyatakan penyesalan atas langkah AS.

Data dari perusahaan analisis Kayrros menunjukkan produksi minyak mentah Iran secara luas tidak berubah pada Oktober dari September, dengan barel-barel masih mencapai pasar bersama produksi tambahan dari Arab Saudi dan Rusia.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Minyak 188 Ribu Barel per Hari selama Penutupan Selat Hormuz

Niaga
5 hari lalu

Harga Pelumas Kendaraan di Indonesia Naik, Imbas Geopolitik dan Rupiah Melemah

Nasional
5 hari lalu

Situasi Geopolitik di Timur Tengah Tak Menentu, Harga Pelumas di Indonesia Naik

Nasional
7 hari lalu

Kemlu Ungkap Kabar Terbaru Kondisi 2 Kapal Pertamina yang Tertahan di Selat Hormuz

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal