AS dan Rusia Dilaporkan Bertemu di Turki, Ini Harapan Sekjen PBB

Yulistyo Pratomo
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Guterres di Media Center KTT G20, Nusa Dua, Bali, Senin (14/11/2022). (Foto: Yulistyo Pratomo/MPI)

BADUNG, iNews.id - PejabatAmerika Serikat (AS) dan Rusia dilaporkan melakukan pertemuan rahasia di Ankara, Turki, Senin (14/11/2022). Menggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), António Manuel de Oliveira Guterres menyebut, pihaknya tidak terlibat sama sekali dengan pertemuan tersebut. 

Meski begitu, Guterres berharap, pertemuan itu bisa menghasilkan hal yang positif bagi masyarakat global, khususnya mengatasi hambatan pada sektor pangan dan energi. 

"PBB sama sekali tidak terlibat, ini sangat penting sekali bahwa dunia akan berdiskusi dan menjadi perkembangan yang relevan bagi kita," ujar Guterres menanggapi pertanyaan wartawan di Media Center KTT G20, Nusa Dua, Bali, Senin (14/11/2022).

Guterres menambahkan, pihaknya akan melakukan pembicaraan penting dengan delegasi Ukraina mengenai perkembangan perang di negara itu. Bahkan, dia sudah berencana untuk berangkat ke Kyiv setelah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 selesai.

Ada beberapa pembicaraan yang akan dibawa oleh Guterres jika berangkat ke Ukraina, di antaranya mengenai masalah krisis pangan yang sedang melanda dunia.

"Mudah-mudahan di KTT ini akan banyak sekali kemajuan untuk menghilangkan hambatan ekspor pangan dan pupuk Rusia, dan kita akan berhasil dalam menghapuskan hambatan, saya yakin inisiatif ini akan diperbaharui," ucapnya.

Pertemuan antara AS dan Rusia diberitakan surat kabar Rusia, Kommersant. Mengutip seorang sumber pejabat di Rusia, dilaporkan kedua belah pihak bertemu di ibu kota Turki, Ankara. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

57 tahun lalu

Iran Peringatkan AS-Israel Tak Menyerang Prosesi Pemakaman Khamenei: Akan Kami Balas!

57 tahun lalu

Terungkap, AS Sempat Desak Israel Tak Bunuh Menlu dan Ketua Parlemen Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal