AS Diskriminasi Nikel Indonesia, Ini Tanggapan Luhut

Suparjo Ramalan
Produksi nikel Indonesia. (Foto: dok iNews)

Hanya saja dari pertemuan tersebut, Luhut menilai, otoritas AS mulai memahamai jika ekspor nikel dalam negeri ke kawasan non Amerika juga menguntungkan bagi Indonesia. Sebelumnya, AS menolak hal tersebut. 

"AS tidak mengizinkan mereka (non Amerika) mengekspor sebagian material dari kami, loh mereka juga mendapat masalah. Karena untuk membangun produksi EV (electronic vehicle), bahan baku nikel sangat diperlukan, dan Indonesia punya sumber daya niket terbaik. Jadi mereka memahaminya," ungkap Luhut. 

Dia mengungkapkan, pemerintah Indonesia sangat senang dapat melakukan hilirisasi nikel, karena bermanfaat, karena membuka peluang untuk mendapat mitra terbaik dalam pengembangan industri EV di dalam negeri. Hal ini, juga bermanfaat untuk pemanfaatan sumbe daya alam Indonesia secara terkontrol.

"Kalau nikel Indonesia dilarang, nanti AS juga yang akan bermasalah, karena mereka dapat dari pihak lain, tapi sumbernya dari Indonesia. Makanya mereka juga ingin ," tutur Luhut.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Kejagung Tangkap Penyuap Ketua Ombudsman Hery Susanto terkait Kasus Nikel

Nasional
10 hari lalu

Bahlil Ungkap Alasan bakal Pungut Pajak Ekspor Nikel, Singgung Minimnya Proyek Hilirisasi

Nasional
14 hari lalu

RI-Filipina Sepakati Kerja Sama Nikel, Bisa Serap 180.600 Tenaga Kerja

Bisnis
30 hari lalu

Pemprov DKI Jakarta Apresiasi PLN, Infrastruktur EV di Ibu Kota Makin Lengkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal