Awal Pekan, IHSG Berpeluang Menguji Rekor Baru

Isna Rifka Sri Rahayu
Ilustrasi (Foto: iNews.id/Yulianto)

Reza mengatakan, masih adanya aksi beli terutama pada saham-saham industri dasar dan pertambangan mampu membuat laju IHSG dapat bertahan di zona hijau, terutama menjelang penutupan.

Selain itu, kata Reza, pergerakan rupiah yang masih terapresiasi dan bursa saham Asia yang juga bergerak positif turut berimbas pada naiknya IHSG.

Sementara Reliance Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak bervariasi, bahkan berpeluang terkoreksi di awal pekan dengan range pergerakan 6.440-6.500. Secara teknikal, IHSG diprediksi terkonsolidasi setelah gagal terkoreksi pada akhir pekan lalu

"Pola candlestick pergerakan membentuk hanging man dengan indikasi koreksi. Namun secara pergerakan Wave, IHSG masih memiliki ruang pergerakan hingga menguji level 6.500. Indikator stochastic berpotensi dead-cross pada area overbought dengan momentum RSI yang cenderung tertahan," kata Analis Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi.

IHSG pekan sebelumnya ditutup menguat 18.23 poin ke level 6.490 pada pre-closing dengan sektor industri dasar memimpin penguatan. Sejumlah saham seperti TKIM, INKP dan SMCB menguat diatas 5 persen.

Editor : Ranto Rajagukguk
Tags:
Artikel Terkait
Keuangan
2 hari lalu

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar Menyusut Jadi Rp12.305 Triliun

Keuangan
3 hari lalu

558 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 2,19 Persen ke 7.026

Keuangan
4 hari lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Menguat 1,93 Persen ke 7.184, Nilai Transaksi Tembus Rp16,4 Triliun

Keuangan
5 hari lalu

324 Saham Menguat, IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal