Badan Otorita Targetkan Investasi KPBU Asing Pecah Telur di Groundbreaking Tahap 6 

Iqbal Dwi Purnama
Badan Otorita IKN menargetkan skema investasi KPBU mulai pecah telur pada groundbreaking proyek IKN tahap 6. (Dok PUPR)

"Jadi 2 bulan ini fokus pembangunan tetap berjalan lancar groundbreaking kita persiapkan (bulan Mei)," kata Agung. 

Adapun beberapa proyek KPBU yang saat ini tengah diurus oleh Badan Otorita IKN sendiri diproyeksikan nilainya tembus Rp50 triliun di sektor hunian dari 8 pemrakarsa proyek. Terdiri dari perusahaan dalam negeri maupun perusahaan asing yang membentuk sebuah konsorsium. 

Agung menjelaskan, kedelapan pemrakarsa proyek tersebut, antara lain Konsorsium Nusantara (RBN CCFG), Trinitiland, Nindya Karya, Intiland, Ciputra, IJM Corporation Berhad dari Malaysia, Maxim Properties, dan Summarecon yang disebutnya belum masuk. 

Saat ini hasil Feasibility Study atau studi kelayakan yang sudah disusun oleh 8 perusahaan tersebut saat ini tengah masuk dalam tahap review oleh pemerintah sebelum dilakukan tender. 

"Paling tidak bisa sekitar Rp50 triliun dari capital expenditure-nya. Tapi sekali lagi, tahapannya sekarang sedang dievaluasi, studi kelayakan dengan peran dari konsultan yang ditunjuk Kementerian Keuangan dari PT SMI," ucapnya. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 menit lalu

Prabowo Minta Maaf Tak Bisa Hadiri Groundbreaking Proyek Gas Abadi Blok Masela di Maluku

3 jam lalu

Prabowo Resmikan Blok Masela Hari Ini Senilai Rp376 Triliun, Mensesneg: Investasi Besar dalam Sejarah

6 jam lalu

Pembangunan IKN Tahap II Dikebut, Siap Jadi Ibu Kota Politik di 2028

6 jam lalu

Setelah 27 Tahun Mangkrak, Pembangunan Proyek Blok Masela Diresmikan Prabowo Hari Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal