Bahlil Sebut RI bakal Tambah Impor LPG-BBM dari AS hingga Rp168 Triliun

Tangguh Yudha
Ilustrasi RI bakal tambah impor BBM hingga LPG dari AS (dok. istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mengatakan pemerintah akan menambah impor sektor energi dari Amerika Serikat (AS) untuk negosiasi tarif impor. Tak tanggung-tanggung nilainya mencapai 10 miliar dolar AS atau setara Rp168 triliun.

Bahlil menjelaskan impor energi tersebut mencakup liquefied petroleum gas (LPG), minyak mentah (crude oil), dan bahan bakar minyak (BBM). Ini dilakukan dalam rangka membuat keseimbangan neraca perdagangan.

"Saya rapat tadi dengan bapak presiden untuk memastikan komoditas apa saja yang akan kita lakukan, impor tambahan dari AS dalam rangka membuat keseimbangan neraca perdagangan kita," kata Bahlil usai menghadiri rapat bersama Presiden Prabowo Subianto, Kamis (17/4/2025).

"Kita tahu bahwa neraca kita kan surplus sekitar 14,5 miliar dolar AS menurut BPS (Badan Pusat Statistik), tapi kemudian dalam pencatatan di Amerika kan berbeda. Itu lebih dari 14,5 miliar dolar AS. Dan salah satu strategi untuk kita membuat keseimbangan adalah kita membeli LPG, crude, dan BBM AS, nilainya lebih dari 10 miliar dolar AS," tutur dia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Nasional
16 jam lalu

Pertamina Jamin Stok BBM Tak Habis dalam 21 Hari, Cadangan Terus Dijaga

Nasional
1 hari lalu

Airlangga Ungkap Rencana RI Impor Minyak dari AS dan Venezuela

Nasional
14 hari lalu

RI Borong Migas dari AS Rp253 Triliun Setiap Tahun, Bagaimana Rencana Setop Impor Solar?

Nasional
23 hari lalu

Prabowo bakal Teken Kesepakatan Tarif Trump di AS 19 Februari 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal