Bahlil soal Ekspor Listrik ke Singapura: Harus Sama-sama Win

Atikah Umiyani
Bahlil bicara soal ekspor listrik ke Singapura (foto: iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara soal rencana ekspor listrik ke Singapura. Ia meminta untuk mempertimbangkan kembali rencana itu.

Menurutnya, perjanjian ekspor listrik kedua negara ini harus dibicarakan secara government to government (G to G).

"Saya kan sudah katakan bahwa itu kan harus kita bicara G to G dulu. Kita kan bicara tentang kepentingan bangsa. Hari ini di dunia orang sudah bicara tentang green industry dan green energy untuk melahirkan produk yang bersih," ujar dia dikutip iNews.id, Sabtu (23/11/2024).

Oleh karena itu, kata Bahlil, Indonesia harus memanfaatkan hal-hal yang tidak dimiliki oleh negara lain. Apalagi, hal ini berkaitan dengan energi baru terbarukan (EBT).

Bahlil menekankan hal ini dilakukan agar jangan sampai Indonesia hanya menguntungkan negara lain tanpa ada timbal balik yang sepadan. Sebab, semuanya harus saling menguntungkan.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Indonesia-Singapura Sepakat Jaga Selat Malaka Jadi Jalur Pelayaran Bebas

57 tahun lalu

Prabowo ke PM Lawrence Wong: Singapura Tetangga Dekat, Stabilitas Jadi Kepentingan Bersama

57 tahun lalu

Hore! Pemerintah Tak Naikkan Tarif Listrik Juli-September 2026

57 tahun lalu

Mentan Ungkap Rencana Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura: Stok Kita Ada 5,1 Juta Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal