Bank Indonesia Sebut Ekonomi Kuartal I-2018 Melaju Lebih Cepat

Isna Rifka Sri Rahayu
Gubernur Bank Indonesia, Agus Martowardojo. (Foto: Okezone.com)

“Nanti di kuartal kedua juga akan ada tekanan dan itu secara siklus kita sudah tahu karena di kuartal kedua setiap tahun akan ada kewajiban-kewajiban untuk membayar ke luar negeri sehubungan dengan foreign direct investment yang ada,” kata dia.

Tak hanya dividen, tekanan keluarnya modal asing (capital outflow) yang mempengaruhi neraca modal juga datang dari rencana bank sentral AS, The Fed yang akan menaikkan suku bunganya hingga tiga kali pada tahun ini. The Fed diperkirakan menaikkan kembali suku bunga acuan pada Juni 2018.

“Jadi BI tentu akan bersama dengan pemerintah, bersama dengan OJK berkoordinasi untuk memberikan komunikasi yang baik sehingga masyarakat paham tentang siklus yang memang menjadi siklus ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Cadangan Devisa RI Naik Tipis jadi 145,6 Miliar Dolar AS pada Juni 2026

57 tahun lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah, Dekati Level Rp18.000 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kontribusi Ekonomi Jakarta ke PDB Nasional Naik Jadi 16,67 Persen, Pramono: Fondasi Semakin Kuat

57 tahun lalu

Daftar Harga Pangan 3 Juli 2026: Bawang Merah-Cabai Kompak Turun, Daging Sapi Naik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal