"Jangan terulang lagi seperti bansos Pandemi Covid-19 yang lalu, di mana ribuan paket beras, telur dan bahan pangan lainnya mubasir dikubur dalam tanah karena berasnya sudah busuk," ucap Yerry.
Sebagaimana diketahui, Presiden Joko Widodo menyiapkan skema bantuan sosial (Bansos) bahan pangan sebagai cara pengendalian inflasi dan upaya membantu masyarakat.
Bansos tahap awal akan dibagikan beras kepada 2,1 juta keluarga penerima manfaat, sebanyak 10kg beras per keluarga yang diterima tiga kali dari bulan September sampai November 2023.
Selain bantuan beras, pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga akan menyalurkan batuan kepada 1,4 juta keluarga rentan stunting di 8 Provinsi. Bantuannya berupa 1kg daging ayam dan 16 butir telur.