Bapanas Sebut Bansos Pangan Difokuskan kepada 1,46 Juta Keluarga Berisiko Stunting

Advenia Elisabeth
Bansos pangan berupa beras 10 kg, daging ayam, dan telur akan difokuskan kepada 1,46 juta keluarga berisiko stunting. (Foto: Antara)

Dengan penyaluran bansos pangan, Bapanas optimistis dapat terbangun ekosistem pangan yang terintegrasi di mana sinergi hulu-hilir dapat terjaga. 

Di sisi hulu, hasil produksi petani peternak dan nelayan dapat terserap melalui peran BUMN Pangan sebagai offtaker. Sementara, di hilirnya berbagai program pemerintah seperti pengentasan stunting dan pengentasan daerah rentan rawan pangan dapat tereksekusi dengan baik. 

Arief juga menekankan pentingnya kerja sama antardaerah dalam membangun sinergi hulu hilir tersebut dalam menjaga stabilitas pangan dan mengendalikan inflasi.  

"Pemerintah daerah bertanggungjawab terhadap pangan di daerahnya, sehingga masyarakat dapat melihat ada peran dari Pemda masing-masing. Program-program pengentasan kemiskinan dan pengendalian inflasi yang dijalankan di daerah juga akan berdampak pada pergerakan ekonomi daerah dan nasional," ucap Arief. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Tri Yulia Rizki Ananda Raih Women's Inspiration Award 2026, Bertekad Hapus Stunting dengan MBG

Health
5 hari lalu

Akses Kesehatan Reproduksi Perempuan Masih Terbatas, UNFPA Indonesia Ungkap Faktanya!

Nasional
9 hari lalu

Bapanas Izinkan Beras SPHP Pakai Kemasan Lama imbas Kenaikan Harga Plastik

Nasional
12 hari lalu

Stok Beras Cetak Rekor Tertinggi 5 Juta Ton, Mentan: InsyaAllah 2026 Tidak Impor

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal