Bappebti Beberkan Progres Aturan Bursa Berjangka CPO

Advenia Elisabeth
Bappebti tengah menggelar uji publik dalam rangka menyusun Regulatory Impact Assessment (RIA) untuk Bursa Berjangka CPO. (Foto: Advenia Elisabeth/MPI)

JAKARTA, iNews.id - Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memaparkan progres Bursa BerjangkaCrude Palm Oil (CPO). Nantinya, proses ekspor CPO akan melalui bursa berjangka.

Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko menuturkan, saat ini pihaknya tengah menggelar uji publik dalam rangka menyusun Regulatory Impact Assessment (RIA). Setelah RIA terbit, maka pihaknya akan menyusun Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) tentang CPO. Lalu, bursa berjangka CPO bisa diimplementasikan. 

"Kita harus melakukan uji publik jadi ini lagi progres dengan Kementerian/Lembaga kami sudah (melakukan pertemuan), kemudian mungkin nanti dua kali pertemuan lagi sehingga nanti RIA itu terbentuk," ujar Didid saat ditemui di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (4/5/2023).

"Nah, kalau sudah ada RIA itu baru Permendag CPO-nya disusun," sambungnya. 

Didin optimistis RIA dapat cepat diselesaikan sehingga Permendag bisa segera rilis pada akhir Mei 2023. Dengan begitu, bursa CPO bisa aktif satu bulan setelahnya atau Juni 2023.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo bakal Ajukan Nama Calon Pengawas Bursa Mineral OJK ke DPR

2 hari lalu

BPS Sebut Implementasi B50 Bisa Pengaruhi Ekspor CPO di Semester II 2026

22 hari lalu

Menkop Siapkan Skema agar Koperasi Petani Sawit Bisa Punya Pabrik CPO

23 hari lalu

Mendag Bicara Kemungkinan Kenaikan Harga Minyakita, Kapan?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal