Barang Impor Diberi Sertifikat Khusus, Pengamat: Kualitas Produk Lokal Harus Ditingkatkan

Iqbal Dwi Purnama
Barang impor akan diberikan sertifikat khusus sebelum diperjualbelikan di e-commerce. Alat kesehatan menjadi produk yang paling banyak diimpor dan membanjiri pasar Indonesi. (foto: dok iNews)

Sementara Ekonom sekaligus Direktur Center of Economics and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menilai kebijakan sertifikasi untuk produk impor itu akan efektif untuk melindungi market dalam negeri, asalkan ada pengawasan ketat dan komitmen yang kuat dari pemerintah. 

Seperti misalnya melakukan pengawasan platform e-commerce, pengawasan country of origin dari barang yang dijual, hingga mencocokkan HS Code barang impor via bea cukai dengan barang yang dijual di platform.

"Jadi sanksi harus tegas dari Pemerintah bahkan bisa sampai membekukan izin platform sementara apabila tidak mematuhi aturan," kata Bhima.

Dia menambahkan, jika diawasi satgas khusus yang terdiri lintas kementerian lembaga mungkin bisa efektif. Intinya dengan volume impor e-commerce yang terus meningkat mulai dari 6,1 juta paket pada tahun 2017 menjadi 57,92 juta pada tahun 2019 dan dikisaran 90 juta di 2023, maka perlu pengawasan dari berbagai sisi.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
16 hari lalu

Rayakan Pergantian Tahun, Sorak Sorai Fest 2025 Hadirkan Panggung Musik dan Perlindungan Asuransi Bersama MNC Life

Bisnis
18 hari lalu

MNC Life dan MNC Insurance Beri Edukasi Proteksi Usaha bagi Pelaku Ekspor UMKM

Bisnis
19 hari lalu

Kisah Sukses UMKM Nawla lewat Produk Fesyen Berkualitas di Shopee

Bisnis
22 hari lalu

Satu Dekade Shopee, Ciptakan Dampak bagi Ekosistem lewat Inovasi dan Kolaborasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal