"Menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan untuk menghapus kegiatan usaha industri alat kaki untuk kebutuhan sehari-hari,” bunyi ringkasan risalah RUPSLB seperti dikutip pada Kamis (9/10/2025).
Sementara itu, total aset BATA per Juni 2025 tercatat sebesar Rp377,98 miliar, turun dari Rp405,66 miliar di akhir Desember 2024. Kemudian, total liabilitas mencapai Rp434,53 miliar, dengan ekuitas hanya Rp56,54 miliar.
Sebelumnya, pada April 2024, BATA juga telah menutup pabrik alas kaki miliknya di Purwakarta, Jawa Barat, yang telah beroperasi sejak tahun 1994. Penutupan pabrik tersebut dilakukan karena kerugian berkelanjutan yang dialami perusahaan akibat penurunan permintaan dan meningkatnya biaya produksi.