Beda Selera, Elon Musk dan Warren Buffett Saling Kritik

Rahmat Fiansyah
CEO Tesla & SpaceX, Elon Musk. (Foto: AFP)

"Saya rasa dia masih punya waktu untuk memperbaiki diri," ujar Buffett.

Kedua miliarder tersebut juga pernah berdebat soal konsep 'economic moat'. Istilah itu kerap dipakai Buffett sebagai indikator saat berinvestasi karena menunjukkan keunggulan kompetitif suatu perusahaan dibanding pesaingnya dari sisi teknologi atau merek.

Musk tak sepakat dengan 'economic moat' sebagai indikator penting bagi perusahaan. "(Konsep) economic moat itu kuno"," kata Musk pada 2018 lalu.

Buffett kemudian merespons pernyataan Musk saat RUPS Berskhire Hathaway beberapa hari setelahnya. Dia mengaku lebih senang berinvestasi pada perusahaan yang simpel seperti produsen permen, yang merupakan bisnis impian Buffett.

"Saya pikir dia (Musk) tidak akan mau berbisnis permen," kata Buffett.

Musk selama ini dikenal suka mengerjakan hal-hal yang berbau masa depan. Saat ini, bisnisnya seputar mobil listrik lewat Tesla dan luar angkasa melalui SpaceX.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
Bisnis
16 hari lalu

Makin Tajir, Kekayaan Elon Musk Kini Tembus Rp11 Kuadriliun

Bisnis
23 hari lalu

Deretan Orang Terkaya di Dunia Desember 2025, Elon Musk Masih di Puncak

Internasional
27 hari lalu

Perusahaan Elon Musk SpaceX Masuk Klub Raksasa Militer Dunia: Era Baru Perang Antariksa?

Internasional
30 hari lalu

Elon Musk Sebut Populasi Orang Kulit Putih di Dunia Hampir Punah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal