Begini Strategi Krakatau Steel Benahi Keuangan dari Rugi Jadi Untung

Suparjo Ramalan
Krakatau Steel melakukan transformasi yang diawali dengan restrukturisasi utang. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk melakukan transformasi yang diawali dengan restrukturisasi utang. Pada 2019-2020 emiten baja pelat merah ini melakukan restrukturisasi sebesar 2,3 miliar dolar AS atau setara Rp35 triliun. 

Restrukturisasi utang tersebut dilakukan melalui Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), bank swasta, hingga lembaga keuangan.

Direktur Utama Krakatau Steel Purwono Widodo mengatakan, sejak dilakukannya restrukturisasi dan transformasi, emiten dengan kode saham KRAS ini telah mencapai perbaikan kinerja yang signifikan. 

Pada 2020, perusahaan mencatatkan laba bersih sebesar 23 juta dolar AS atau Rp351,3 miliar, kemudian meningkat pada 2021 menjadi Rp672,05 miliar (44 juta dolar AS), dan 23 juta dolar AS atau setara dengan Rp351,30 miliar di tahun setelahnya.

Purwono menjelaskan, Krakatau Steel terus melanjutkan inisiatif upaya efisiensi di segala lini, bagian dari restrukturisasi dan transformasi, di antaranya penurunan biaya energi hingga 46 persen, penurunan biaya utility sebesar 28 persen, penurunan biaya tenaga kerja sebesar 53 persen.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
5 hari lalu

Cair Dirapel Rp900 Ribu! Pemerintah Salurkan BSU untuk 13,3 Juta Pekerja di Akhir Tahun

5 hari lalu

Pemerintah Siapkan Rp37 Triliun untuk Bayar Cicilan Kopdes Merah Putih, Pencairan Tunggu Audit BPK

7 hari lalu

Kinerja ESG di Atas Rata-Rata Sektor, Pegadaian Raih Empat KESGI Award 2026

12 hari lalu

Aplikasi Bank Digital yang Cepat dan Stabil Paling Disukai, Ini Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal