Dalam seminar tersebut, salah satu narasumber, Igo Febianto menjelaskan, hal yang cukup menarik perihal market share industri ekonomi syariah dalam industri global.
Menurutnya, dalam industri keuangan syariah di skala global, Indonesia menduduki peringkat ke-3 dengan menduduki indicator knowledge tertinggi. Adapun, scorenya 200 di antaranya 9 negara lainnya.
“Kondisi ini tentunya menjelaskan bahwa saat ini kita juga dihadapkan pada berbagai tantangan, mulai dari aspek regulasi, persaingan dengan industri keuangan konvensional, hingga adaptasi terhadap kemajuan teknologi yang semakin cepat,” paparnya.