Belajar dari Masa Sulit, Craftote Bangkit lewat Pendampingan Rumah BUMN BRI

Rizky Agustian
Craftote Gallery & Coffee. (Foto: Rizky Agustian)

“Ini sebenarnya sampah, gulma. Artinya ketika gak diolah sedemikian rupa, orang gak mau repot cuma satu, dibakar,” ujar Thio.

Melalui tangan para perajin di Yogyakarta, bahan-bahan tersebut diolah menjadi tas, keranjang, lampu, hingga berbagai produk dekorasi rumah dengan sentuhan desain modern.

Thio mengaku pengalaman bersama Rumah BUMN BRI membuatnya memahami pentingnya membangun bisnis secara bertahap dan terukur.

“Makanya sempat nyesel juga kenapa baru tahu Rumah BUMN BRI ini di usia tua, kenapa bukan dari usia muda,” katanya.

Keunikan lini usaha yang menggabungkan kerajinan tangan dan kopi membuat pengunjung betah berlama-lama. Salah satunya Dea, mahasiswi asal Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sate Ayam Barokah Mayestik Makin Laris Berkat QRIS BRI, Transaksi Lebih Praktis

57 tahun lalu

Didukung BRI, KWT Mawar 8 Sulap Lahan Semak Belukar di Tangerang Jadi Kebun Hidroponik

57 tahun lalu

Ditopang KUR BRI, Depot Mirah Bulungan Tetap Eksis Hampir 2 Dekade

57 tahun lalu

KUR BRI Dorong Sate Ayam Barokah Mayestik Naik Kelas, dari Trotoar Kini Sewa Ruko

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal