Benarkah Silicon Valley Bank Jadi Korban Kenaikan Suku Bunga The Fed?

Jeanny Aipassa
Kantor Bank Sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed). (Foto: dok iNews)

Para pengamat pun berspekulasi mengenai penyebab kegagalan likuiditas Silicon Valley Bank yang berujung pada keputusan penutupan oleh Departemen Perlindungan Keuangan dan Inovasi California.  

Lantas apakah penyebab bangkrutnya Silicon Valley Bank? 

Menkeu AS, Janet Yellen, mengatakan kenaikan suku bunga The Fed (Federal Reserve) menjadi masalah utama yang menyebabkan Silicon Valley Bank kehilangan kemampuan likuiditasnya, hingga harus ditutup.  

Pernyataan itu, disampaikan Janet Yellen dalam wawancara dengan CBS pada acara "Face The Nation" sebagaimana dikutip Associated Press (AP) dalam artikel berjudul "Yellen says no federal bailout for Silicon Valley Bank", pada Minggu (12/3/2023). 

Dalam wawancara tersebut, Menkeu AS menyampaikan masalah sektor teknologi dan startup bukan penyebab utama bangkrutnya Silicon Valley Bank. Menurutnya, kenaikan suku bunga The Fed untuk memerangi inflasi sebagai masalah utama yang membuat Silicon Valley Bank bangkrut. 

Hal itu, disebabkan banyak aset SVB, seperti obligasi atau sekuritas yang didukung hipotek, kehilangan nilai pasar karena kenaikan suku bunga.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Bisnis
3 tahun lalu

Menkeu AS Tegaskan Tak Akan Bailout Silicon Valley Bank

Bisnis
3 tahun lalu

Daftar 11 Perusahaan yang Terkena Dampak Penutupan Silicon Valley Bank

Makro
1 bulan lalu

BI Diprediksi Kembali Pangkas Suku Bunga 25 Bps 

Nasional
2 bulan lalu

Harga Logam Mulia Berpotensi Tembus Rp2,3 Juta per Gram, Ini Pendorongnya 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal