Tak cuma itu, kata Jokowi, Indonesia juga ingin meningkatkan investasi di Tanzania termasuk pengelolaan blok gas Mnazi Bay oleh BUMN Indonesia. Serta pengelolaan gas alam menjadi bahan kimia dan pupuk.
"Kerja sama ini sangat strategis dan akan memperkokoh kerja sama antarnegara berkembang. Selain itu saya mengusulkan dibentuknya bilateral investment treaty untuk menjamin perlindungan dan kelangsungan investasi kedua negara," tuturnya.
Lalu, Indonesia juga berkomitmen menjadi bagian dalam membangun ketahanan kesehatan Tanzania. Perusahaan farmasi Indonesia, akan mengekspor produk perdananya di Tanzania sebagai bentuk kontribusi memenuhi kebutuhan produk farmasi di Tanzania.
"Keempat, Indonesia akan melakukan walk on the talk mewujudkan kolaborasi konkret dengan Afrika. Indonesia sedang merampungkan grand design pembangunan lima tahun ke depan untuk Afrika dan salah satunya melalui rencana revitalisasi farmer agriculture and rural training center di Morogoro Tanzania," ujar dia.
Sebagai tanda hormat, Jokowi pun mengundang Presiden Tanzania Samia Hassan untuk berkunjung ke Indonesia.
"Sebagai penutup saya mengundang Presiden Samia Hassan untuk berkunjung ke Indonesia," kata Jokowi.